Jonathan Excelso
Pada tanggal 05 Mei 1998, lahirlah seorang anak bernama Jonathan Excelso di kota London, Inggris. Ia tumbuh di lingkungan kelas pekerja yang tidak pernah benar-benar ramah terhadap mimpi besar. Ayahnya bekerja serabutan dan sering berpindah tempat, sementara ibunya harus berjuang sendiri ketika sang ayah akhirnya pergi tanpa kabar. Kehidupan Jonathan mulai runtuh saat ibunya meninggal akibat penyakit yang tidak tertangani dengan baik. Di usia 16 tahun, ia kehilangan tempat tinggal karena tidak mampu membayar sewa flat kecil yang mereka tempati. Sejak saat itu, Jonathan hidup berpindah-pindah, tidur di halte bus, lorong stasiun, dan sesekali di penampungan sementara. Ia menjadi salah satu wajah yang sering diabaikan orang-orang yang berlalu lalang di pusat kota London.
Memasuki usia dewasa, kerasnya kehidupan jalanan membentuk Jonathan menjadi pribadi yang lebih tangguh, meskipun sering kali ia merasa sendirian. Ia mengamen di sudut jalan, membersihkan kaca mobil saat lampu merah, dan mengumpulkan sisa makanan dari toko yang hampir tutup. Tidak jarang ia dipandang sebelah mata atau dianggap mengganggu ketertiban. Namun di balik itu semua, Jonathan menyimpan tekad untuk tidak selamanya hidup seperti ini. Ia mulai memanfaatkan fasilitas perpustakaan umum untuk menghangatkan diri sekaligus membaca buku tentang bisnis kecil dan pengembangan diri. Dari sana, ia belajar tentang manajemen uang sederhana dan pentingnya membangun keterampilan. Sedikit demi sedikit, ia menyisihkan uang hasil kerjanya untuk membeli pakaian yang lebih layak.
Perubahan besar terjadi ketika ia sedang melamun tentang rasa lelahnya sambil duduk di bangku pinggir jalan. Saat itu, seorang pria menghampirinya dan menawarkan pekerjaan dengan pendapatan yang sangat besar. Ia diberikan sepucuk surat berisi petunjuk untuk mendapatkan pekerjaan yang dikatakan mudah namun berpenghasilan tinggi. Jonathan langsung tertarik dan mulai mengikuti arahan dalam surat tersebut. Berangkatlah ia menggunakan pesawat, karena di dalam surat itu sudah tersedia tiket yang mengarah ke sebuah kota pesisir, tepatnya menuju Bandara Internasional Los Santos.
Sesampainya di Bandara Internasional Los Santos, Jonathan terkagum melihat suasana kota tersebut. Dengan semangat baru yang membara, ia melanjutkan arahan dari surat itu. Di sana terdapat banyak pekerjaan sampingan yang terbuka. Jonathan merasa senang dan mulai bekerja sebagai pembersih jalanan, sopir bus, kurir, hingga pengemudi truk pengantar barang. Dari semua pekerjaan itu, ia merasa paling cocok menjadi sopir truk. Jonathan mulai berharap bahwa dengan pekerjaannya sekarang, ia bisa membangun kembali hidupnya menjadi lebih baik.
Questions
Character Story Pertama: Yes
Durasi bermain di JG:RP: Kurang dari 1 bulan
URL Namechange:
Account UCP yang saya miliki:
jekuyy
Account Forum yang saya miliki:
jekuyy
Saya jekuyy selaku pemilik account UCP jekuyy bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Jonathan Excelso) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.