-
Posts
147 -
Joined
-
Last visited
-
Days Won
1
Mahkamah Agung last won the day on June 4
Mahkamah Agung had the most liked content!
About Mahkamah Agung

Profile Information
-
Primary Game
JG:VRP
Recent Profile Visitors
Mahkamah Agung's Achievements
Member (3/7)
45
Reputation
-
Selamat kepada @Theo_Alberto, atau yang dikenal sebagai Zaylen "Skinny" Velazquez, perwakilan dari Bunnies Park Boys, yang telah berhasil memenangkan Basic Donator Feature senilai IDR 125,000. Hadiah tersebut telah kami salurkan sesuai dengan komitmen dan amanah yang secara konsisten kami laksanakan setiap bulannya. Sebagai informasi, Program Basic Donator diberikan secara rutin pada tanggal 28 setiap bulan sebagai bagian dari Contribution Awards. Seluruh player tidak memandang civil, FnG atau legal faction. Berhak mengikuti program ini, dan tidak diwajibkan menjadi anggota The Meridian untuk memperoleh kesempatan yang sama. Program Basic Donator Feature merupakan bagian dari Contribution Awards, sebuah bentuk apresiasi yang kami berikan kepada pihak-pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung perkembangan, aktivitas, serta keberlangsungan komunitas. Melalui program ini, kami berharap dapat terus memberikan penghargaan yang layak kepada mereka yang menunjukkan dedikasi dan kontribusi positif untuk Community Jogjagamers. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kontribusi yang telah diberikan, serta berharap program ini dapat terus menjadi sarana apresiasi yang memberikan manfaat bagi seluruh pihak yang terlibat. My Regards, Marcello Fiorentino Q&A - Contribution Awards Q : Apa itu Contribution Awards? A : Contribution Awards adalah program apresiasi yang kami selenggarakan sebagai bentuk kontribusi terhadap server dan seluruh player. Melalui program ini, kami berharap dapat mendorong semangat roleplay yang lebih baik, lebih aktif, dan tetap sesuai dengan aturan serta standar roleplay yang berlaku. Q : Bagaimana cara mengikuti Contribution Awards? A : Cukup dengan beroleplay dan berinteraksi di dalam server, Kamu sudah dianggap sebagai bagian dari peserta Contribution Awards. Penilaian akan didasarkan pada kualitas, konsistensi, dan kontribusi roleplay yang diberikan. Perlu diketahui bahwa Kamu tidak harus menjadi anggota The Meridian untuk dapat mengikuti dan berkesempatan memperoleh penghargaan dalam program ini. Q : Apakah anggota Legal Faction dapat mengikuti program ini? A : Tentu. Contribution Awards terbuka untuk seluruh player tanpa memandang latar belakang, kelompok, organisasi, maupun faction tertentu. Tidak ada batasan mengenai siapa yang dapat berpartisipasi. Fokus utama kami adalah pada kualitas roleplay, kontribusi terhadap lingkungan roleplay, serta dampak positif yang diberikan kepada komunitas.
-
[ASK] KENAPA SETIAP LEWAT STASIUN KERETA LS SELALU CRASH
$Mahkamah Agung$ replied to Fadlynovan's question in Question & Answer
Coba pakai GTA SA original, tanpa mod. -
Kalo menurut saya pribadi, Farmer itu lumayan sehari bisa 5K, dengan progress nunggu 4 jam bermain. Nanam + Panen, kalau ada Yosemite/Bobcat lebih cepet lagi. Tapi agak cape pastinya karena full didepan komputer sekiranya 1.30 jam
-
mengapa pas mau masuk malah suka keluar sendiri gta ku
$Mahkamah Agung$ replied to $IXAMI$'s question in Question & Answer
Coba pakai GTA Original, jangan yang modded version. -
Buka JGRP UCP, nanti disitu ada tulisan lupa password, di klik aja ada pilihan untuk skenario yang kamu alami.
-
Denger-denger dari beberapa player baru, memang gaada istilah refund dari property yang di /autosell, dan juga ada juga yang bilang dapat namun dari player yang udah lumayan lama bermain. Kenapa ga kamu coba buat request dulu aja perihal refund ini? dan lihat apa kata admin khususnya Admin Manager yang mungkin lebih tau.
-
Fiorentino Circle || Episode III : The Boys
$Mahkamah Agung$ replied to $Mahkamah Agung$'s topic in Picture and Video
Averardo Vendetti is an Italian-American man born on April 20, 1987, in Vineland, United States of America. During his younger years, he was known as a reckless and restless boy, often skipping classes to spend time at his uncle’s place instead. It was there that he was introduced to the world of recrafting and reselling, learning lessons that would later shape the man he became. Under his uncle’s influence, Averardo developed a sharp, money-oriented mindset and grew into a gentleman who always understood the value of opportunity. As time passed and Averardo entered his twenties, he left Vineland behind and relocated to Bensonhurst, a neighborhood that felt closer to his roots and familiar to many Italian-Americans. Arriving there with little to his name, Averardo spent his days adjusting to a new environment, trying to build connections and find his place among the people around him. It was during this chapter of his life that he crossed paths with Marcello Fiorentino, a meeting that would soon become one of the most important turning points in his journey. Meeting Marcello changed the course of Averardo’s life. He quickly came to admire him as a figure of guidance, someone who reminded him of the uncle who had shaped his early years back in Vineland. At first, Averardo handled simple work, acting as a delivery man with little understanding of what he was truly moving, only following instructions and carrying food-wrapped containers wherever Marcello directed him. Over time, through discipline, loyalty, and reliability, he earned Marcello’s trust and was gradually introduced to the real work happening behind the kitchen. That was where Averardo’s true journey began. With greater trust came greater rewards. Averardo eventually moved into a better condo, brought more structure into his daily life, and handled every task given to him with caution and precision. As his wealth steadily grew, he began embracing hobbies that reflected his new lifestyle, particularly golf and animal hunting. Through these pursuits, and through the people he encountered along the way, Averardo gained valuable life experiences that sharpened his perspective, helping shape him into the calculated, composed, and ambitious man he is today. -
pending Victor_Talatchee [NightBlue]
$Mahkamah Agung$ replied to $Mahkamah Agung$'s topic in Active Characters
Izin bump thread ini min, karena sudah hampir satu minggu sejak answer terakhir kali di buat. Apabila ada penjelasan, keputusan, ataupun arahan jika memang terdapat revisi yang perlu disampaikan, saya siap mengikuti. Mohon bantuannya untuk tindak lanjutnya, terima kasih @Etherneum -
Force RP & Hak Roleplay sebuah karakter.
$Mahkamah Agung$ replied to $Mahkamah Agung$'s question in Question & Answer
Izin min, admin @revanzaputra terima kasih sebelumnya sudah menjawab. Berarti, /accept death pada dasarnya masih dapat dikatakan sah selama karakter tersebut tidak berada dalam kondisi PK (Bleeding, atau di RPkan di bunuh dengan Pisau,Pistol ataupun cara lainnya dengan penggunaan /me [Action] hanya PINGSAN), serta secara situasi roleplay masih memungkinkan untuk sadar atau bangun kembali dari pingsan karena (tidak diikat, tidak ditembak, tidak mengalami luka fatal, dan tidak berada dalam penguasaan penuh pelaku). Dan tidak dapat di katakan Refuse RP karena hal tersebut adalah IC. Karena pada dasarnya, lawan roleplay tidak memiliki hak penuh untuk menentukan kapan seseorang boleh atau tidak boleh melakukan /accept death atau secara roleplay bangun dari pingsannya. Apabila kondisi karakter tersebut tidak fatal misalnya tidak ditembak, tidak diikat, tidak mengalami luka kritis berat, dan tidak berada dalam situasi yang secara roleplay mengarah ke spawn di CGH ataupun sudah di-RP-kan PK oleh pihak lawan. Jika setelah sadar karakter tersebut mencoba bangkit, melawan, atau bahkan melarikan diri meskipun dengan kondisi tubuh memar akibat pemukulan, namun masih secara logika memungkinkan untuk bangun kembali dari pingsan (/accept death), bukankah hal tersebut masih termasuk tindakan IC yang wajar dan masuk akal dalam roleplay? Karena pada akhirnya, karakter yang sadar tentu masih memiliki naluri untuk bertahan, melawan, atau kabur dari situasi yang mengancam dirinya. Bukankah demikian, min? @revanzaputra Izin menambahkan juga min, untuk konteks Force RP yang dimaksud di sini, apakah dapat dikategorikan sebagai Force RP apabila pihak lawan roleplay secara sepihak tidak memperbolehkan karakter tersebut bangun dari kondisi pingsannya, padahal secara situasi karakter masih memungkinkan untuk sadar kembali? Karena yang sering terjadi di lapangan, ada situasi seperti ini: Permission to Accept Death? (( Raden )) No (( Lawan Bicara )) Tanpa penjelasan apapun. Tanpa alasan yang dapat dijelaskan dengan nalar IC. Tanpa adanya kondisi fatal yang benar-benar membuat karakter tersebut mustahil untuk sadar kembali. Padahal dalam situasi seperti yang dimaksud: tidak diikat, tidak ditembak, tidak mengalami luka fatal, dan tidak berada dalam penguasaan penuh pelaku. Lalu mengapa karakter tersebut tetap dipaksa untuk tetap “tidak boleh bangun dari sadarnya (/accept death)”, “tidak boleh melawan”, bahkan “tidak boleh mencoba kabur” / Membela diri dan mungkin mempersingkat situasi atau waktu OOC dari player yang memainkan karakter tersebut. Bukankah dalam konteks seperti ini justru terkesan ada pemaksaan alur roleplay (Force RP)? Karena secara tidak langsung, pihak lawan seolah mengambil alih penuh outcome dari karakter lain, sekaligus menutup kemungkinan adanya respons IC yang sebenarnya masih masuk akal untuk terjadi, seperti: * Raden berusaha bangkit dan melawan sekuat tenaga sebelum akhirnya melarikan diri dari situasi tersebut. * Raden berusaha sadar, lalu mencoba kabur dari situasi yang mengancam keselamatannya. Jika skenario-skenario yang secara IC masih logis seperti itu ditutup sepihak tanpa dasar kondisi fatal yang jelas, bukankah hal tersebut pada akhirnya sudah masuk ke ranah Force RP? Karena karakter dipaksa mengikuti outcome yang diinginkan lawan roleplay, tanpa diberi kesempatan untuk merespons situasi sesuai kondisi karakternya sendiri. Dengan kondisi seperti yang saya maksud, apakah melarang seseorang untuk /accept death yang berarti tidak boleh bangun, tidak boleh melawan balik, dan tidak boleh mencoba melarikan diri masih dapat dianggap wajar, atau justru memang sudah termasuk bentuk Force RP? -
Force RP & Hak Roleplay sebuah karakter.
$Mahkamah Agung$ replied to $Mahkamah Agung$'s question in Question & Answer
Berikut mas izin -
Hallo community, admin staff, serta abang-abang dan mba-mba yang ganteng dan cantik di forum ini. Izin menanyakan terkait hak roleplay dalam sebuah skenario IC. Misalnya terdapat situasi dimana seorang karakter dipukuli hingga masuk kondisi unconscious/pingsan secara sistem. Setelah itu karakter tersebut ditinggalkan oleh para pelaku, lalu pada suatu momen ia sadar kembali dan mencoba melarikan diri. Sebagai contoh: Katakanlah Raden dipukuli oleh tiga orang psikopat yang tidak jelas motif maupun tujuannya. Sebelum ada judgement lebih jauh, posisi Raden dalam kondisi sebagai berikut: - Raden dibiarkan tergeletak di trotoar pinggir jalan selama beberapa saat. - Raden tidak diikat, tidak ditembak, tidak ditusuk, tidak di sekap dan hanya mengalami memar karena dipukuli hingga pingsan. - Raden kemudian sadar kembali dan memahami bahwa dirinya masih berada dalam kondisi berbahaya. Lalu Raden melakukan roleplay seperti berikut: * Raden perlahan mencoba membuka matanya sambil menahan rasa sakit di sekujur tubuhnya. Dengan napas yang tidak beraturan dan tubuh gemetar, Raden berusaha bangkit lalu berlari sempoyongan meninggalkan lokasi dengan sekuat tenaga. ((/Accept death tanpa persetujuan lawan dan melarikan diri)) Pertanyaan saya, apakah tindakan tersebut masih wajar untuk dilakukan dalam konteks roleplay? Mengingat karakter masih memiliki peluang untuk bergerak atau melarikan diri karena tidak berada dalam kondisi terikat maupun terluka fatal. Ataukah dalam situasi seperti ini tetap harus meminta /do permission to accept death terlebih dahulu kepada pihak lawan RP? Dan juga, bukankah apabila karakter sama sekali tidak diberikan kesempatan untuk melakukan /accept death atau bangun dari kondisi pingsan, padahal secara RP masih memungkinkan untuk bergerak maupun melarikan diri, hal tersebut dapat dikategorikan sebagai Force RP? Terima kasih.
-
The main objective of this faction, is to portray a medium-to-large scale of drug trafficking organization in a grounded and realistic manner. We are not portraying ourself as a traditional mafia family (LCN), Mexican or Colombian cartel, OGP, or any other specific criminal stereotype (like family based organized crime) Within' that reason, This faction does not imposes strict character-development limitations toward its members. Every player is given the freedom to build and expand their own background, race, development, and personal storyline as long as it remains relevant within the environment we are creating together. Hopefully, this type of development will create internal politics and bring more variety into the faction itself. (Internal Drug War) We want every member to contribute through their own character backgrounds, connections, and ambitions, allowing different perspectives and interactions to naturally shape the atmosphere of the faction over time. This approach is intended to create a more grounded and dynamic roleplay environment rather than relying on repetitive or one-dimensional developments.
-
Fiorentino Circle || Episode III : The Boys
$Mahkamah Agung$ replied to $Mahkamah Agung$'s topic in Picture and Video
ABOUT US - FIORENTINO CIRCLES This PnV portrays a small LCN-inspired social circle centered around Casa Marina, a lounge and executive restaurant operating as a neighborhood social club within Little Italy. Rather than focusing on exaggerated mafia stereotypes, this PnV is built around grounded and realistic roleplay, where everyday life, business, family, and social connections quietly intersect behind closed doors. Within this PnV, characters are portrayed as ordinary Italian-American workers, businessmen, husbands, and respected members of the neighborhood who maintain a normal public image while carrying private connections to a Crime Family. The emphasis is on subtlety, realism, and character depth focusing on loyalty, family ties, neighborhood politics, and quiet influence instead of flashy or unrealistic portrayals of organized crime. At the center of this PnV is Casa Marina, home to the Fiorentino Circle, functioning as a legitimate lounge, restaurant, and social gathering place for people within the neighborhood. To outsiders, it is simply a place for food, drinks, conversation, and community. Behind closed doors, however, relationships, business interests, and private matters often unfold in ways only understood by those inside the circle. If you are interested in joining our main faction through this PnV’s development, you are expected to portray a Italian-American character, understand the concept, and build your character naturally as the story goes on. Your character should feels believable within a realistic urban setting and contribute to storylines involving business, family dynamics, loyalty, and personal conflict. Poorly developed, unrealistic, or surface-level characters is not accepted, as quality roleplay, consistency, and immersion remains our top priority. -
Sebenarnya dalam konteks GTA SA Lore, hal tersebut sah-sah saja. Semua kembali kepada bagaimana individu melihat referensi yang digunakan. Ada yang menganggap itu offensive atau kurang realistis, namun pada akhirnya ini tetap berada dalam universe GTA SA sebuah dunia fiksi dari Rockstar Games yang memang sejak awal banyak mengambil inspirasi dan referensi dari dunia nyata.
