Jump to content
IP BARU: 104.234.180.158:7777 ×

Mahkamah Agung

$VIP$
  • Posts

    186
  • Joined

  • Last visited

  • Days Won

    1

Mahkamah Agung last won the day on June 4

Mahkamah Agung had the most liked content!

About Mahkamah Agung

Profile Information

  • Primary Game
    JG:VRP

Recent Profile Visitors

3,642 profile views

Mahkamah Agung's Achievements

Member

Member (3/7)

60

Reputation

1

Community Answers

  1. Nama pelapor: Marcello_Fiorentino Nama pelanggar: Pablo_Diego Peraturan yang dilanggar: Force RP, also /b while RP Apa yang terjadi: Kondisi saya saat itu sedang login kurang lebih pukul 21.00 dan saya berada di ASGH. Pada saat kejadian, saya sedang berada dalam sebuah line untuk mengantri dan menggunakan mask. Dalam situasi tersebut, saya sama sekali tidak mempermasalahkan ketika Pablo_Diego memberikan saran bahwa penggunaan mask sebaiknya disertai aksesori. Yang menjadi keberatan saya adalah ketika saran tersebut kemudian dipaksakan seolah-olah merupakan sebuah ketentuan IC yang wajib saya ikuti. Menurut pemahaman saya, hal tersebut rancu karena penggunaan mask di JGRP telah dijelaskan oleh pihak Admin sebagai bagian yang bersifat OOC dan opsional, termasuk kaitannya dengan penggunaan /dyoc. Dengan demikian, penggunaan mask oleh saya pada saat itu bukan berarti saya sedang menetapkan suatu kondisi IC bahwa karakter saya harus diperlakukan sebagai seseorang yang menyembunyikan identitasnya atau wajib menggunakan aksesori tertentu. Saya menggunakan fitur tersebut sebagaimana fungsi yang diberikan oleh server, dan penggunaan /dyoc sendiri bersifat opsional. Saya tidak mempermasalahkan adanya saran dari Pablo_Diego. Permasalahan muncul ketika saran tersebut tidak diterima sebagai sebuah pendapat, melainkan dipaksakan kepada saya sebagai sesuatu yang dianggap wajib dan kemudian dijadikan dasar untuk menentukan bagaimana karakter saya seharusnya melakukan RP. Saya juga telah memberikan penjelasan berdasarkan informasi yang telah disampaikan oleh pihak Admin mengenai sifat penggunaan mask tersebut. Namun, Pablo_Diego tetap mempertahankan bahwa penggunaan mask harus diperlakukan sebagaimana mestinya dalam RP dan harus disertai aksesori, tanpa memberikan dasar rule atau guide yang dapat menunjukkan bahwa penggunaan /togmask secara kosong memang dilarang. Karena itu, inti keberatan saya bukan terletak pada penggunaan mask maupun pemberian saran, melainkan pada pemaksaan suatu interpretasi sebagai aturan server, padahal ketentuan tersebut belum dapat ditunjukkan dasar rule atau guide-nya dan berlawanan dengan penjelasan Admin yang saya terima bahwa mask bersifat OOC dan penggunaannya opsional. Apabila memang terdapat aturan resmi JGRP yang menyatakan bahwa /togmask wajib disertai aksesori atau bahwa mask harus diperlakukan sebagai IC, saya mempersilakan pihak terkait menunjukkan link, guide, atau pasal resmi yang menjadi dasar ketentuan tersebut. Bukti: [21:21:57] Pablo Diago: (( kamu kalau ngga pake Dyoc masker.. lebih baik gausah /togmask mas.., biar RP nya lebih realistis aja )) [21:23:02] Mask 738945: (( Mask itu OOC )) [21:23:11] Pablo Diago: (( maksutnya? )) [21:23:22] Mask 738945: (( /togmask itu OOC )) [21:23:28] Mask 738945: (( jadi ga perlu pakai masker )) [21:23:38] Mask 738945: (( itu hak player buat nutupin name-tag nya dari player lain )) [21:23:48] Mask 738945: (( by logic juga, lu ga kenal gw kan ? kalau ga ada name tag )) [21:24:32] Pablo Diago: (( nggak gitu mas, secara OOC kalau aku liat nama kamu.. itu kalau secara IC aku melihat wajah kamu, bukan [21:24:32] nama kamu )) [21:24:42] Mask 738945: (( /askbot Mask itu OOC ? )) [21:24:45] Mask 738945: (( silakan. )) [21:25:21] Pablo Diago: (( itu kurang akurat mas kalo make /askbot )) [21:25:33] Pablo Diago: (( soalnya yang jawab bukan Staff, itu bot yang jawab )) < Dari sini terlihat lack of knowladge namun tetap menekankan memaksa, bahwasanya di /askbot pun di jelaskan oleh para admin terdahulu, perihal /togmask ini. [21:25:41] Mask 738945: (( .... )) [21:26:20] Pablo Diago: (( itu tadi loh mas yang aku kasih tau, Kalo aku liat nama kamu di atas kepala.. itu RP nya aku liat wajahm- [21:26:20] -u, bukan nama kamu )) [21:26:45] Mask 738945: (( intinya, gw gamau.. )) [21:27:07] Mask 738945: (( dan itu hak gw sebagai player mau /togmak pakai masker atau engga. )) [21:27:16] Mask 738945: (( dan by logic... )) [21:27:22] Mask 738945: (( lo tau dari mana gw gapake atribut ? )) [21:27:27] Mask 738945: (( skin aja sifatnya OOC. )) [21:27:42] Mask 738945: (( tidak ada pertanyaan via /do. )) [21:28:02] Pablo Diago: (( ga paham mas yang kamu bicarain )) [21:28:15] Mask 738945: (( because, literally you don't know anything yet. )) [21:28:21] Mask 738945: (( but still, you wants to say "I know a thing". )) [21:28:44] Mask 738945: (( that called, lack of knowladge. But tries to being smart. )) [21:29:43] Colten Bellwether says: Halo [21:29:43] Colten Bellwether says: Ada yang bisa saya bantu? [21:29:43] Colten Bellwether says: Wait [21:29:55] Mask 738945 says: Halo Dok. [21:29:58] Colten Bellwether says: Ada yang bisa saya bantu? [21:30:10] * Mask 738945 reaches out his ID Card from one of his pocket, as he grabs it immediately from his wallet. [21:30:14] Pablo Diago: (( /togmask dulu kamu, itu kamu ga pake Dyoc Mask )) [21:30:15] INFO: {FFFFFF}You've shown your identification card to {FFFF00}Colten Bellwether [21:30:25] * Colten Bellwether Menerima ID Card mendatanya lalu mengembalikannya [21:30:31] Colten Bellwether says: Bisa dilepas dahulu pak masker nya? < Karena perdebatan panjang saya dengan Diego, disini lah player lain (SAMD) juga ikut serta dalam skenario yang tidak di perlukan ini, saya rasa jika saya memang menggunakan /togmask, lebih baik di tanya dulu /do mask type? karena sifat mask itu sendiri OOC dan seharusnya Colten tidak bisa memaksa, saya menggunakan Mask/Masker dalam garis besar IC, namun disini saya memfokuskan report ini ke Diego yang telah membuat skenario. [21:30:43] Mask 738945 says: Saya ga pakai masker. < Seperti yang bisa dilihat, In Character saya tetap tidak mengatakan saya menggunakan masker, karena juga tidak di tanya secara OOC dengan via /do [21:30:48] Colten Bellwether says: Biar memastikan bapak sesuai dengan yang di ID Card atau tidak.. [21:30:58] Mask 738945 says: Sudah pasti sesuai, dengan muka saya. [21:31:07] Colten Bellwether says: Tolong dibuka dahulu ya... [21:31:19] Colten Bellwether says: Sudah sesuai dengan SOP kami [21:31:28] Mask 738945 says: Gimana caranya saya buka, kalau saya ga pakai masker ? [21:31:31] Colten Bellwether says: Selama pemeriksaan pasien tidak menggunakan masker, topeng, ataupun kacamata [21:31:32] Pablo Diago: (( emang ngeyel pak ni orang, udah ku kasi tau dari tadi juga )) [21:31:34] Colten Bellwether: (( /togmask )) [21:31:40] Colten Bellwether: (( mungkin tidak tahu bang santai )) [21:31:49] Mask 738945: (( ask via /do. )) [21:31:56] Pablo Diago: (( apasi )) [21:31:58] Mask 738945: (( /togmask itu OOC. )) [21:32:05] Pablo Diago: (( astaga... )) [21:32:13] Marcello Fiorentino: (( hadeh )) [21:32:14] Colten Bellwether says: Dilepas saja pak [21:32:15] Marcello Fiorentino: (( ribet kali lah )) [21:32:21] Marcello Fiorentino says: Saya ga pakai masker. [21:32:23] Pablo Diago: (( apa susahnya si /togmask )) [21:32:24] Marcello Fiorentino says: Apa yang mau di lepas? [21:32:32] Colten Bellwether says: Terus tadi yang saya lihat apa? [21:32:32] Marcello Fiorentino: (( apa susahnya sih, berfikir secara logika ? )) [21:32:44] Marcello Fiorentino says: Gimana? [21:32:51] Not currently using any kind of mask. ((Marcello Fiorentino)) < Disini dengan kesadaran penuh saya, untuk mengikuti roleplay yang berlaku, saya dengan karakter saya memberikan statement via /do Not currently using any kind of mask, yang berati agar roleplay tersebut stay in character, player juga harus menerima bahwa "Saya tidak menggunakan Mask". [21:32:53] Colten Bellwether says: Nah ini clear, mari ke IR [21:33:08] * Colten Bellwether memeriksa keadaan pasien menggunakan stetoskop dan pupil torch Yang menjadi persoalan bagi saya adalah adanya beberapa asumsi atau spekulasi yang secara tidak langsung dibebankan kepada saya oleh Saudara Pablo Diego, yaitu: Saudara Pablo Diego menganggap saya tidak kompeten dalam memahami dan menjalankan roleplay sesuai dengan ketentuan server. Hal tersebut tercermin dari sikapnya yang seolah-olah menentukan bagaimana saya seharusnya melakukan roleplay, tanpa terlebih dahulu menunjukkan dasar rule atau guide yang secara tegas mewajibkan hal tersebut. Saudara Pablo Diego menganggap penggunaan mask, termasuk /togmask, merupakan bagian dari IC. Padahal, berdasarkan Community Question dan penjelasan yang telah saya lampirkan, /togmask dijelaskan memiliki fungsi yang bersifat OOC dan penggunaannya bersifat opsional. Karena itu, saya mempertanyakan dasar dari interpretasi bahwa penggunaan /togmask secara otomatis harus diperlakukan sebagai tindakan IC atau harus mengikuti standar roleplay tertentu yang ia tetapkan sendiri. Saudara Pablo Diego kemudian memberikan instruksi kepada saya untuk menggunakan /togmask karena menurutnya saya tidak menggunakan aksesori masker melalui DYOC. Permasalahannya bukan pada sarannya, melainkan pada posisi seolah-olah ia memiliki kewenangan untuk menentukan bahwa cara saya melakukan roleplay tersebut salah dan harus mengikuti cara yang ia anggap benar. Saya tidak ingin menjadikan persoalan ini sebagai masalah mengenai siapa yang lebih pintar atau lebih memahami roleplay. Justru menurut saya, hal tersebut seharusnya dikembalikan kepada rule, guide, dan clarification Admin, bukan kepada asumsi atau interpretasi pribadi masing-masing player. Apabila memang benar terdapat ketentuan bahwa penggunaan mask atau /togmask wajib disertai aksesori tertentu dan harus diperlakukan sebagai IC, saya terbuka untuk mengikuti ketentuan tersebut. Namun, ketentuan tersebut seharusnya dapat ditunjukkan secara jelas melalui rules atau guide resmi, bukan dibentuk berdasarkan asumsi pribadi kemudian dipaksakan kepada player lain. Karena pada akhirnya, saya sebagai player memiliki hak yang sama untuk menentukan bagaimana karakter saya melakukan roleplay, selama tindakan tersebut tidak bertentangan dengan rules server. Perbedaan interpretasi tentu merupakan hal yang wajar. Yang menjadi persoalan adalah ketika interpretasi pribadi seseorang kemudian diposisikan sebagai sebuah kewajiban bagi player lain, seolah-olah interpretasi tersebut merupakan aturan resmi server. Dengan demikian, saya tidak mempersoalkan Pablo Diego karena memberikan saran. Saya mempersoalkan ketika saran tersebut berubah menjadi pemaksaan (Force RP) terhadap cara saya melakukan roleplay, sementara dasar rule yang digunakan tidak pernah ditunjukkan dan terdapat clarification yang justru menjelaskan bahwa /togmask bersifat OOC dan penggunaannya opsional. Last Statement Saya di sini mungkin hanya seorang player, dan saya juga tidak pernah merasa bahwa pengetahuan saya lebih tinggi daripada Admin. Namun, sebagai player, tentunya saya memiliki hak yang sama dalam melakukan roleplay sesuai dengan rules, guide, serta ketentuan yang berlaku di server. Berdasarkan beberapa guide dan Community Question yang telah saya sampaikan sebelumnya, penggunaan mask /togmask dijelaskan memiliki sifat OOC dan penggunaannya bersifat opsional. Oleh karena itu, saya merasa kurang tepat apabila saya dipaksa untuk mengikuti suatu logika roleplay tertentu hanya karena menurut pihak lain penggunaan mask tersebut “seharusnya” dilakukan dengan cara tertentu. Dalam konteks ini, menurut saya tindakan tersebut sudah masuk ke ranah Force RP, karena terdapat upaya untuk memaksakan bagaimana saya harus melakukan roleplay berdasarkan kehendak atau interpretasi pihak lain, bukan berdasarkan ketentuan yang secara jelas diwajibkan oleh server. Saya tidak mempermasalahkan apabila seseorang memberikan saran atau memiliki interpretasi berbeda. Namun, ketika sebuah interpretasi tersebut dipaksakan kepada saya dan dianggap sebagai sesuatu yang wajib saya ikuti, sementara terdapat guide dan clarification yang menunjukkan bahwa fitur tersebut bersifat opsional, menurut saya hal tersebut sudah melewati batas antara memberikan saran dengan memaksakan roleplay kepada player lain.
  2. Straight to the point +1 langsung kawasan Senayan Residance
  3. Faction ini memotret sebuah Drug Trafficking Organization (DTO). Berbeda dengan organisasi yang berbasis family-based organization yang umumnya bersifat tradisional dan berpusat pada satu keluarga, faction ini lebih berfokus pada sebuah sistem dibandingkan sosok individu. Sistem yang kami terapkan dimulai dari satu figur utama, kemudian berkembang menjadi beberapa pemimpin yang masing-masing memiliki struktur, jaringan, serta kewenangan tersendiri. Secara konsep, model ini mungkin terlihat menyerupai sebuah cartel, namun kami sengaja menghindari penggunaan istilah tersebut karena secara roleplay istilah cartel lebih identik dengan organisasi kriminal di Meksiko maupun Kolombia. Oleh karena itu, kami memilih menggunakan konsep Drug Trafficking Organization (DTO) yang menurut kami lebih fleksibel, realistis, dan sesuai untuk diterapkan di server ini. Kami menyadari bahwa faction ini masih memiliki banyak kekurangan. Oleh karena itu, setiap kritik maupun saran akan kami terima dengan terbuka, baik melalui private message maupun secara langsung apabila memang terdapat kesalahan dari pihak kami. Tujuan utama dari faction ini bukan hanya membangun sebuah organisasi kriminal, melainkan menghadirkan pengalaman organized crime roleplay yang berkualitas bagi seluruh komunitas Jogjagamers. Kami tidak menerapkan terlalu banyak strict rules yang membatasi kreativitas pemain. Namun demikian, proses untuk menjadi seorang insider tetap tidaklah mudah. Hal tersebut dikarenakan adanya sistem The Consult, yaitu kumpulan para pemimpin yang memiliki kewenangan sesuai dengan tingkatan mereka. Setiap pemimpin yang telah mencapai level (rank) tertentu akan memperoleh hak veto untuk menyampaikan pendapat, menolak, maupun memengaruhi keputusan-keputusan penting dalam organisasi. Di faction ini tidak terdapat konsep single boss. Meskipun saya merupakan Thread Starter sekaligus penyusun konsep faction ini, kepemimpinan tidak akan terpusat pada satu orang. Setiap individu yang kami nilai memenuhi kualifikasi akan memiliki kesempatan untuk menjadi seorang pemimpin. Inilah alasan mengapa kami menjelaskan bahwa faction ini memiliki potensi terjadinya inner politics. Namun perlu digarisbawahi bahwa seluruh dinamika inner politics yang terjadi bersifat non-developed. Artinya, konflik, aliansi, pengkhianatan, maupun perubahan kekuasaan akan berkembang secara alami melalui interaksi para pemain, tanpa intervensi saya sebagai Story Maker maupun Thread Starter. Dengan demikian, setiap perkembangan organisasi benar-benar lahir dari keputusan dan tindakan para karakter yang terlibat di dalamnya. Faction ini tentunya sangat terbuka untuk player baru, dan tentunya juga player lama. Jika ada ketertarikan dengan bergabungnya kamu ke faction ini, silakan untuk memPM leader sebagai berikut @Mr Bangun @satepadang
  4. Sometimes, we have to be a criminal to catch a criminal - R*** *******
  5. Sometimes, we have to be a criminal to catch a criminal - R*** *******
  6. Well noted, akan saya PM jika saya menemukan terlapor in-game di waktu yang sama dengan saya.
  7. Mohon maaf, Admin @LimneeyXD Bukankah fakta bahwa terlapor tidak memiliki akun forum, sementara akunnya di dalam game sudah mencapai level 17, justru menjadi indikasi bahwa akun tersebut memang tidak menunjukkan keseriusan untuk berpartisipasi dalam roleplay sesuai ketentuan server?
  8. Nama pelapor: Marcello_Fiorentino Nama pelanggar: Jaylon_Wade Peraturan yang dilanggar: OOC Insult, while doing RP Apa yang terjadi: Jadi, pada kondisi sekitar jam 9, saya dan terlapor melakukan RP yang kemudian berujung pada brawl. Dalam situasi tersebut, tujuan saya adalah agar RP dapat segera selesai dan Jaylon Wade dapat kabur. Karena itu, saya mengeluarkan senjata dengan tujuan untuk menakut-nakuti, bukan langsung untuk menembaknya. Namun, Jaylon Wade masih melanjutkan aksi pukul-pukulannya terhadap Carmen Guadalupe. Situasi tersebut kemudian berkembang hingga saya menembak mobil, karena dalam konteks RP yang sedang berlangsung terdapat indikasi terjadinya Car Ramming. Hal yang saya persoalkan bukan mengenai bagaimana Jaylon Wade menyikapi situasi RP tersebut secara OOC, melainkan adanya indikasi OOC insult, seperti menyebut saya memiliki IQ rendah, “bocah”, dan beberapa ucapan lainnya. Menurut saya, apabila memang terdapat kesalahpahaman antar-player, hal tersebut sebaiknya disikapi secara dewasa dan diselesaikan melalui mekanisme report yang telah tersedia, tanpa perlu melontarkan ucapan yang bersifat merendahkan. Untuk report ini sendiri, saya akan menyampaikan bukti yang saya miliki secara sederhana dan sesuai kronologi. Setelah itu, saya tidak bermaksud memperpanjang atau memperdebatkan masalah ini lebih jauh, dan saya menyerahkan sepenuhnya kepada pihak Admin untuk menilai serta menangani kasus ini berdasarkan bukti yang tersedia. Bukti: Berikut adalah pasca selesainya suatu RP, dan Jaylon Wade malah kembali lagi dan melakukan chat OOC. [20:48:51] Jaylon Wade: (( mau di report? )) [20:49:01] Marcello Fiorentino: (( jir OOC mindset )) [20:49:11] Marcello Fiorentino: (( yah harusnya lu lari sih )) [20:49:13] Jaylon Wade: (( kecuali gua nyerang lu make pisau baru bisa lu nembak )) [20:49:16] Marcello Fiorentino: (( bukannya malah tetep nyerang )) [20:49:18] Jaylon Wade: (( apasih )) [20:49:21] Jaylon Wade: (( gua mau lari lu nembak )) [20:49:24] Jaylon Wade: (( iq jongkok )) [20:49:27] Marcello Fiorentino: (( lu masih ngelawan )) [20:49:29] Marcello Fiorentino: (( astaga )) [20:49:33] Jaylon Wade: (( gua masuk mobil lu nembak )) [20:49:35] Jaylon Wade: (( haduh )) [20:49:42] Marcello Fiorentino: (( pertanyaan gua )) [20:49:44] Jaylon Wade: (( udahlah belajar lagi rp yg bener dek )) [20:49:51] Marcello Fiorentino: (( cui )) [20:49:54] Marcello Fiorentino: (( OOC insult )) [20:49:57] Marcello Fiorentino: (( report )) [20:50:00] Carmen Guadalupe: (( aowkkw makanya kabur itu pak )) [20:50:03] Carmen Guadalupe: (( report pak )) [20:50:11] REPORT: {ffffff}Your report has been issued to the queue, use '{ffff00}/reports{ffffff}' to see your report Di sini saya sudah mengajukan report. Namun, di luar dugaan saya, Jaylon justru menghubungi saya melalui /PM seolah tidak menerima atau tidak menyetujui report tersebut. Cara penyampaiannya pun menurut saya cenderung merendahkan dan kurang pantas, sehingga saya merasa hal tersebut seharusnya dapat disampaikan dengan cara yang lebih dewasa dan berpendidikan. [20:49:44] Jaylon Wade: (( udahlah belajar lagi rp yg bener dek )) [20:58:26] (( PM from [30] Jaylon_Wade: letak ooc insult gua dimana? )) [20:58:49] (( PM from [30] Jaylon_Wade: aduh bocah kemarin sore gini mau adu report an, dikasi ampun malah ngelunjak )) Last statement dari saya, saya rasa dalam sebuah RP, kesalahpahaman mengenai rules merupakan hal yang cukup wajar terjadi. Jika memang terdapat kesalahan dari saya maupun dari pihak terlapor, menurut saya hal tersebut seharusnya dapat disampaikan dan ditegur secara dewasa, tanpa perlu menggunakan kata-kata atau ucapan yang kurang pantas dan kurang berpendidikan.
  9. MIDNIGHT MUSE ENTERTAINMENT More than just a mansion, this is the very definition of luxury in the City of Saints. Midnight Muse Entertainment opens its doors every weekend, welcoming only those who live like royalty. Kings and queens, nobles of Los Santos this is where status isn't claimed, it's earned. From Dukes to Princes, Princesses to the city's most influential names, every unforgettable night begins behind these gates. Welcome to Midnight Muse Entertainment, where the elite gather, legends are made, and everyone else is left outside looking in. Location 103rd Santa Ana Road Opening Hours Friday • Saturday • Sunday 08:00 PM SHARP Presented By Midnight Muse Entertainment Representing the Crown of Los Santos.
  10. Mau perbanyak main tembak-tembakan (shooting range) sama @satepadang biar makin banyak kenalan direktur.
×
×
  • Create New...