Jaxon_Ortiz
Jaxon Ortiz tumbuh besar di Philadelphia, ayahnya seorang imigran Afrika yang memiliki bisnis cukup ternama. Ibunya seorang dosen ekonomi di salah satu kampus swasta. Meskipun latar belakang dari keluarga kaya, Jaxon tidak tumbuh sebagai anak yang di manja. Ayahnya selalu mengajarkan kerja keras dan kedisiplinan. Saat Jaxon berumur 14, ia selalu diajak untuk membantu di toko dan bengkel ayahnya. Disana ia banyak belajar dan mendapatkan pengalaman dari berbagai orang dengan latar belakang yang berbeda. Pada saat menginjak umur 16 tahun, ia mengalami hal yang tak pernah terbayangkan oleh dirinya. Perampokan dan penjarahan terjadi di toko dan bengkel ayahnya itu, para karyawan yang mencoba melarikan diri ditembaki. Jaxon menangis ketakutan dan menutup telinga karena masih terdengar suara tembakan itu. Sang ayah sedang mencarinya, “Jaxon… Jaxon… dimana kamu?”. Tak lama kemudian, Ayahnya melihat Jaxon sedang berada di bawah meja menangis dan memeluk erat kakinya. “Jaxon….” ayahnya berteriak, Jaxon pun menoleh. Dorrr… suara tembakan terdengar, ayahnya tak bergerak sejenak lalu perlahan berlutut.
Suara decitan ban dan gemuruh terdengar. “… Selamat datang di Kota Los Santos. Pesawat telah mendarat dengan selamat. Mohon tetap duduk hingga pesawat berhenti sepenuhnya…”. Jaxon terbangun dari tidurnya dengan badan gemetar dan keringat dingin karena teringat kejadian pada saat itu. Jaxon keluar dari bandara Los Santos, ia berhenti sejenak di depan area penjemputan, lalu mencari tempat duduk. Kota ini terasa berbeda-lebih bising dari Philadelphia. Akan tetapi, disini berharap ada harapan baru untuk melanjutkan hidupnya yang lebih baik. “Hey… dari mana mas?” seorang pemuda di sebelah Jaxon memulai obrolan. Terjadi obrolan singkat diantara mereka berdua, “… Oh, nanti kamu ikut aku aja, aku akan mengajakmu keliling kota dan bantu kamu carikan pekerjaan” ucap seorang pemuda yang duduk disebelahnya. Jaxon tampak senang, ada orang baik yang ingin membantunya. Akan tetapi, dia tetap waspada karena ini merupakan kota besar yang pertama kali ia kunjungi.
Mereka mengelilingi kota, Daniel menjelaskan yang ada di setiap sudut kota kepada Jaxon. Sampai akhirnya mereka berhenti di sebuah taman (Glen Park), “Kota ini aman Jax” kata Daniel. “Ehh.. emang kamu disini tinggal dimana?” tanya Daniel. “Belum tau Niel” jawab Jaxon. “Kalo kamu mau ada nih temanku dia punya kosan, masalah bayaran gampang nanti aku minta potongan harga. Oh iya… ntar dekat situ juga ada tempat buat kerja sampingan, gimana?” ucap Daniel. “Boleh tuh Niel… makasih banyak ya jadi ga ngenakin” jawab Jaxon sambil tersenyum. Jaxon memutuskan untuk mencoba menyusun hidupnya dari sudut kota yang baru ia kenal.
Questions
Character Story Pertama: Ya
Durasi bermain di JG:RP: Kurang dari 1 bulan
URL Namechange: Buat baru
Account UCP yang saya miliki:
Jaxxn
Account Forum yang saya miliki:
TheJaxxn
Saya TheJaxxn selaku pemilik account UCP Jaxxn bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Jaxon_Ortiz) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.