Lee_Kangjin
Lee Kangjin, 18 tahun, lahir dan besar di Busan, Korea Selatan, di tengah hiruk-pikuk pelabuhan dan bau asin laut yang selalu melekat dalam ingatannya. Sejak kecil, ia terbiasa hidup dengan rutinitas yang teratur—sekolah, les, pulang, belajar. Namun, di balik sikapnya yang tenang, Kangjin menyimpan rasa penasaran besar terhadap dunia di luar negaranya. Ia kerap menghabiskan malam dengan mendengarkan musik Barat dan menonton film asing, membayangkan bagaimana rasanya hidup di tempat di mana tidak semua langkah telah ditentukan. Ketika lulus sekolah menengah, ia mengambil keputusan berani: meninggalkan Korea Selatan dan pindah ke Amerika Serikat untuk mencari pengalaman hidup yang belum pernah ia rasakan.
Di Amerika, Kangjin mengalami kejutan budaya yang nyata. Bahasa Inggris yang dahulu hanya ia pelajari dari buku kini menjadi alat untuk bertahan hidup, dan kebebasan yang ia impikan ternyata datang bersama rasa kesepian. Ia bekerja paruh waktu di sebuah bar kecil, bertemu orang-orang dengan latar belakang yang sangat beragam, dan perlahan belajar bahwa kegagalan bukanlah sesuatu yang memalukan. Setiap hari memberinya pelajaran baru—tentang keberanian untuk berbicara, tentang menerima perbedaan, dan tentang mengenal dirinya sendiri tanpa bayang-bayang ekspektasi orang lain. Seiring waktu, Kangjin merasakan bahwa amerika bukan lagi sekadar tempat pelarian, melainkan ruang untuk bertumbuh. Ia mulai menulis catatan tentang pengalaman pahit dan manis yang telah ia lalui. Dari sana, ia menyadari bahwa perjalanan ini bukan tentang melarikan diri dari Korea, melainkan tentang menemukan versi dirinya yang lebih jujur dan berani. Dengan mimpi yang masih samar namun hati yang semakin kuat, Kangjin terus meyakinkan dirinya bahwa pengalaman yang ia kumpulkan di negeri asing ini akan membentuk masa depannya—ke mana pun langkahnya kelak membawanya.
Pada malam-malam tertentu, setelah bar tutup dan jalanan mulai sepi, Kangjin berjalan pulang sambil memikirkan hidupnya. Ia teringat keluarganya di Busan, suara ombak yang dulu menenangkannya, dan versi dirinya yang pernah takut mengambil risiko. Kini, meski belum sepenuhnya yakin akan masa depan, ia tahu satu hal: ia tidak lagi sama seperti saat pertama kali tiba. Amerika telah mengajarkannya untuk berdiri sendiri, menerima ketidak sempurnaan, dan terus melangkah meski arah belum sepenuhnya jelas. Bagi Kangjin, perjalanan ini baru saja dimulai.
Questions
Character Story Pertama: Ya
Durasi bermain di JG:RP: 1-3 bulan
URL Namechange:
Account UCP yang saya miliki:
Wyfren
Account Forum yang saya miliki:
wyfren
Saya wyfren selaku pemilik account UCP Wyfren bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Lee_Kangjin) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.