Rihana
Rihana Roan adalah seorang gadis yang lahir di Dublin, Irlandia, dari keluarga kelas menengah sederhana. Ayah dan ibunya bekerja di pabrik kapas, dan sejak kecil Rihana terbiasa melihat kedua orang tuanya bekerja keras demi mencukupi kebutuhan keluarga. Meski berasal dari keluarga sederhana, Rihana tumbuh sebagai anak yang mandiri, tekun, dan cerdas berkat didikan orang tuanya. Ia juga tidak segan membantu orang tuanya mencari uang tambahan demi memperbaiki taraf hidup keluarga mereka.
Menginjak usia 18 tahun, Rihana berhasil menyelesaikan pendidikannya. Namun, krisis keuangan melanda kotanya akibat korupsi pejabat lokal yang menggelapkan dana publik, membuat lapangan kerja semakin sulit ditemukan. Awalnya, Rihana hanya berencana merantau ke kota terdekat, tetapi ayahnya menyarankan agar ia pergi ke Amerika, tepatnya Los Santos—sebuah kota yang sering disebut sebagai Dream Land, tanah impian tempat orang bisa mengubah nasib. Dengan tabungan hasil kerja kerasnya, Rihana memberanikan diri untuk merantau ke negeri baru.
Sesampainya di Los Santos, Rihana turun di dermaga tepi pantai. Matanya terbelalak melihat keramaian: jalanan sibuk, gedung-gedung megah, orang-orang yang bekerja giat, tapi juga pemandangan gelandangan, aroma obat-obatan, dan tindak kriminal yang marak. “Apakah aku sanggup bertahan di kota ini?” batinnya ragu. Seorang pria asing tiba-tiba menepuk bahunya dan berkata, “Tenang saja nona, kau pasti bisa. Kau terlihat kuat… dan cantik.” Rihana hanya tersenyum dan menjawab sopan, lalu melanjutkan langkahnya.
Hari-hari awal di Los Santos tidaklah mudah. Rihana hanya bisa bekerja serabutan: mengendarai truk, menjadi sopir bus, menanam di ladang, dan berbagai pekerjaan lain yang membantunya sekadar bertahan hidup. Ia sempat mencoba melamar pekerjaan di kantor pemerintahan, namun gagal karena belum memenuhi syarat administratif. Meski begitu, Rihana tidak menyerah. Ia mulai mencintai kota ini, dengan segala hiruk-pikuk, budaya, dan kesempatan yang ditawarkannya.
Sambil bekerja keras, Rihana rutin mengirimkan sebagian penghasilannya kepada kedua orang tuanya di Dublin. Dalam hatinya, ia menyimpan impian: “Jika aku tidak bisa mendapat pekerjaan yang kuinginkan, aku akan membangun bisnis sendiri. Aku ingin menjadi orang yang sukses, bisa membuka lapangan kerja, dan membantu mereka yang kesulitan seperti dulu aku merasakannya.”
Kisah Rihana masih terus berjalan, namun satu hal yang pasti: ia adalah sosok yang pekerja keras, optimis, dan tidak mudah menyerah menghadapi cobaan hidup. Di Los Santos, Rihana bertekad membuktikan bahwa mimpinya bukan sekadar angan-angan, melainkan sesuatu yang akan ia wujudkan dengan kerja keras dan keteguhan hati.
Questions
Character Story Pertama: Yes
Durasi bermain di JG:RP: Kurang dari 1 bulan
URL Namechange:
Account UCP yang saya miliki:
Tidak ada
Account Forum yang saya miliki:
Saya Hilbran Safar_Deyaska selaku pemilik account UCP Hilbran bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Rihana) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.