Aleksei_Zeruvsky
Aleksei lahir pada 12 November 2003 di kawasan pinggiran Manggarai, Jakarta, dari keluarga yang hidup serba pas-pasan. Ayahnya, Viktor, bekerja serabutan sebagai tukang bangunan, sementara ibunya, Siti, menyambung hidup dengan berjualan gorengan di depan sekolah dasar. Bersama kakaknya, Rudi, dan adiknya, Lina, mereka berlima terpaksa tinggal berdesakan di sebuah rumah kontrakan sempit berukuran satu kamar. Meskipun kondisi ekonomi keluarga mereka selalu menjepit, sang ibu tetap nekat menyisihkan uang belanja demi membelikan Aleksei sebuah buku gambar setiap kali ia berulang tahun, dengan harapan besar agar anak tengahnya tersebut tidak ikut-ikutan menjadi nakal seperti anak-anak jalanan di ibukota.
Namun, takdir justru membawa Aleksei ke arah yang sangat berbeda ketika ia mulai lihai menebeng kereta barang untuk kabur dari rumah seharian sejak masih berusia 9 tahun. Puncak kehancuran masa kecilnya terjadi di usia 14 tahun, saat sang ayah pulang dalam kondisi mabuk berat dan membentak ibunya perihal uang yang hilang. Tidak tinggal diam melihat ibunya diperlakukan kasar, Aleksei langsung menerjang dan mendorong ayahnya hingga terjatuh, sebelum akhirnya memutuskan pergi dari rumah keesokan harinya membawa tas sekolah berisi baju seadanya dan sebuah kunci inggris curian. Setelah seminggu telantar di stasiun, ia diselamatkan oleh Bima, seorang preman pasar yang memberinya pekerjaan sebagai penjaga parkir liar, tempat di mana Aleksei menempa reputasinya menjadi anak jalanan yang dingin, tangguh, dan mulai diperhitungkan.
Kini di usianya yang telah menginjak 20 tahun, Aleksei menjalani rutinitas keras di daerah Senen dengan menjaga lapak parkir dari pagi buta hingga maghrib serta berjualan pulsa demi menyambung hidup. Di kalangan orang-orang pasar, ia dikenal sebagai sosok yang galak namun sangat adil karena memegang prinsip untuk tidak pernah menipu rakyat kecil yang sedang kesusahan. Di balik kerasnya kehidupan jalanan dan pisau lipat pemberian mendiang Bima yang selalu dibawanya, Aleksei sebenarnya menyimpan rindu yang teramat mendalam pada keluarganya. Setiap jam 3 pagi di warung kopi milik Ratna, ia kerap terjaga sendirian untuk memandangi foto Lina yang kini berhasil kuliah di Bandung, sembari termenung memikirkan apakah ibunya di rumah masih menyimpan buku gambar masa kecilnya yang penuh dengan coretan kereta api.
Questions
Character Story Pertama: Ya
Durasi bermain di JG:RP: Kurang dari 1 bulan
URL Namechange:
Account UCP yang saya miliki:
Devvvv
Account Forum yang saya miliki:
Devin Achmad Firdaus
Saya Devin Achmad Firdaus selaku pemilik account UCP Devvvv bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Aleksei_Zeruvsky) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.