Epan Relapan
Epan Relapan dan Agung lahir di tahun yang sama, 2001, di sebuah desa kecil yang asri. Rumah mereka hanya berjarak beberapa langkah, membuat mereka tumbuh bersama sejak bayi. Ibu Epan dan ibu Agung adalah sahabat dekat, sehingga Epan dan Agung sudah seperti saudara sendiri.
Masa kecil mereka diisi dengan bermain di sawah, sungai, dan kebun. Mereka berdua sangat suka bermain layang-layang, petak umpet, dan sepak bola di lapangan desa. Epan dikenal sebagai anak yang ceria dan penuh semangat, sementara Agung lebih pendiam dan bijaksana. Meskipun berbeda karakter, mereka saling melengkapi dan selalu ada untuk satu sama lain.
Saat memasuki Sekolah Dasar (SD), Epan dan Agung selalu sekelas. Mereka belajar bersama, mengerjakan tugas bersama, dan saling membantu jika ada kesulitan. Epan selalu menjadi penyemangat Agung saat ia merasa kesulitan dalam pelajaran, sementara Agung selalu mengingatkan Epan untuk tidak terlalu banyak bermain dan fokus pada belajar.
Memasuki Sekolah Menengah Pertama (SMP), Epan dan Agung mulai menunjukkan minat yang berbeda. Epan lebih tertarik pada kegiatan olahraga, terutama sepak bola, sementara Agung lebih tertarik pada seni dan musik. Meskipun begitu, mereka tetap menjaga persahabatan mereka. Epan selalu menyempatkan diri untuk menonton Agung bermain musik di acara sekolah, sementara Agung selalu memberikan dukungan pada Epan saat ia bertanding sepak bola.
Saat memasuki Sekolah Menengah Atas (SMA), Epan dan Agung harus memilih jurusan yang berbeda. Epan memilih jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) karena ia bercita-cita menjadi seorang dokter, sementara Agung memilih jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) karena ia ingin menjadi seorang seniman. Meskipun tidak lagi sekelas, mereka tetap sering bertemu dan menghabiskan waktu bersama. Mereka sering belajar bersama di perpustakaan, makan siang di kantin, dan bermain game di rumah Epan.
Tamat SMA, Epan dan Agung harus berpisah karena mereka memilih universitas yang berbeda. Epan diterima di fakultas kedokteran di sebuah universitas di Jakarta, sementara Agung diterima di fakultas seni rupa di sebuah universitas di Yogyakarta. Meskipun terpisah jarak, mereka tetap menjaga komunikasi dan saling mendukung. Mereka sering bertukar kabar melalui telepon, pesan singkat, dan media sosial. Mereka juga berusaha untuk bertemu setiap ada kesempatan libur.
Persahabatan Epan dan Agung telah melewati berbagai macam ujian dan cobaan. Mereka telah bersama sejak lahir, tumbuh bersama, dan saling mendukung dalam segala hal. Mereka adalah bukti bahwa persahabatan sejati dapat bertahan selamanya, meskipun terpisah oleh jarak dan waktu.
Questions
Character Story Pertama: Ya
Durasi bermain di JG:RP: 6 bulan - 1 tahun
URL Namechange:
Account UCP yang saya miliki:
Tidak ada
Account Forum yang saya miliki:
Saya EpanRelapan selaku pemilik account UCP EpanX bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Epan Relapan) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.