Carlo_Miller
Carlo Miller lahir di Birmingham pada 23 Agustus 1982. Ia terlahir dari keluarga sederhana; ayahnya orang Irlandia, sedangkan ibunya asli Inggris. Kehidupan awal keluarga ini tidaklah mudah. Sang ayah pernah terjerat judi hingga menimbulkan banyak hutang. Namun, sejak Carlo lahir, perlahan ayahnya berusaha berubah. Ia mulai bekerja keras untuk memperbaiki keadaan, meski butuh waktu lama untuk keluar dari masalah, sejak kecil, Carlo punya kebiasaan unik: ia selalu menunggu sarapan buatan ibunya. Masakan sederhana itu menjadi kebahagian kecil yang membuat hari-harinya berwarna. Namun, kegemarannya makan juga membuat tubuhnya gemuk. Tak jarang, teman-teman sekolah mengejek dan membulynya. Meski sakit hati, Carlo lebih memilih diam dan berpura-pura tidak terjadi apa-apa ketika ibunya bertanya.
Saat remaja, situasinya tak banyak berubah. Carlo masih sering dibuly karena tubuhnya dan sifat tertutupnya. Meski begitu, ia mencoba mandiri dengan bekerja sepulang sekolah. Naik sepeda gunung tuanya, Carlo mengantarkan barang atau makanan. Upahnya kecil, hanya dua dolar sekali antar, tapi dalam semalam ia bisa menyelesaikan hingga sepuluh pengantaran. Malam dihabiskan untuk bekerja, pagi harinya baru ia kerjakan tugas sekolah, perlahan, Carlo mulai bisa lebih terbuka, setidaknya pada rekan-rekan kerjanya. Namun, satu peristiwa mengubah segalanya. Ia mendapat telepon yang memberi kabar bahwa orang tuanya dirampok dan harus dilarikan ke rumah sakit. Sukurlah, luka mereka tida parah, tetapi pengalaman itu membuat Carlo sadar betapa berharganya orang tuanya. Sejak saat itu, ia semakin dekat dengan mereka.
Carlo memilih bekerja tetap di kantor pos. Gajinya kecil, tapi ia tidak tega meninggalkan keda orang tuanya yang semakin menua. Sayangnya, masalah kembali datang. Suatu hari, dua pria berjas datang ke rumah. Mereka menagih hutang lama ayahnya. Ketika Carlo mencoba melawan, ia justru dibuat pingsan. Saat tersadar, rumah mereka sudah disita, dan keluarga kecil itu terpaksa pindah ke apartemen sederhana, tapi Carlo tidak menyerah. Ia kemudian memutuskan untuk merantau ke Los Santos demi mencari penghasilan lebih besar. Ia berangkat menggunakan kapal gelap penuh risiko, di mana setiap malam rawan kejahatan karena lampu kapal sengaja dipadamkan. Carlo hanya bisa bertahan berbekal keberanian dan senjata kecil yang ia bawa, sesampainya di Los Santos, Carlo bekerja sebagai penebang kayu. Meski penghasilannya lumayan, hidup di kota itu tidaklah mudah. Ia harus menghadapi perlakuan rasis dari banyak orang, bahkan sering dipandang sebelah mata. Carlo tidak punya teman, tapi ia tetap bertahan. Baginya, semua rasa sakit itu tak sebanding dengan tekadnya: melunasi hutang orang tuanya dan membuat mereka bisa hidup lebih tenang.
Questions
Character Story Pertama: Ya
Durasi bermain di JG:RP: Kurang dari 1 bulan
URL Namechange:
Account UCP yang saya miliki:
Fakaza
Account Forum yang saya miliki:
Fakz
Saya Fakz selaku pemilik account UCP Fakaza bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Carlo_Miller) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.