Finix_Cluzel
Ada seorang bayi yang lahir di kota London, Britania Raya, bayi itu bernama Finix Cluzel, ia lahir di keluarga berkecukupan, ayahnya bekerja sebagai programmer, sementara ibunya bekerja sebagai desainer. Sejak kecil, Finix menyukai balapan motor dan mobil yang tengah tampil di televisi, bahkan di kamarnya terpampang jelas poster pembalap favoritnya hingga membuat kedua orang tuanya terheran-heran. pada suatu ketika, Finix meminta orang tuanya untuk menyekolahkannya di sebuah akademi balap, namun ditolak karena dianggap tidak menjamin masa depannya dan menyuruhnya untuk serius sekolah dan bekerja kantoran. Seketika itu Finix langsung pergi ke kamarnya sambil menahan sedih dan mengunci kamarnya.
Beberapa tahun kemudian, Finix sudah memasuki SMA, ia hidup normal seperti anak seusianya, kini ia menganggap balapan sebagai hobinya, terkadang ia pergi bermain gokar bersama temannya di sebuah mall. Namun pada suatu hari, saat Finix dan teman temannya, Finix diamati oleh seorang pelatih pembalap bernama Scott Crawlin, ia terpesona dengan kemampuannya diatas gokar, ia melihat Finix memiliki masa depan yang cerah menjadi pembalap Formula Senior, seketika itu ia mendatangi Finix dan menawarinya untuk bergabung sekolah balap, awalnya ia menolak karena ia kini realistis untuk menjadi pekerja kantoran. namun setelah Scott mengatakan ia memiliki masa depan yang cerah, Finix menjadi memikirkannya namun tidak langsung menerimanya dan akan memikirkan tersebut dirumah. Saat dirumah ia berbincang dengan orang tuanya, tentu saja orang tuanya menentang keras hal tersebut, orang tuanya menyuruh untuk menolak tawaran tersebut dan menjadi pekerja kantoran, Finix yang sudah mengetahui tersebut akhirnya menunda penawaran dari Scott. Saat sedang mengerjakan tugas sekolah, ia terus dibayangi oleh perkataan Scott di mall, sampai ketika tidur ia sedang bermimpi bertemu Scott di sebuah sirkuit balap dan mengatakan hal yang sama seperti yang Scott katakan di mall, Finix langsung terbangun dari mimpinya dan langsung menambahkan nomor telepon dari kertas yang ada di sakunya dan langsung menelponnya, ternyata Finix menelpon Scott, Scott memberikan kertas nomor teleponnya kepada Finix saat ia ingin pulang kerumah, tanpa pikir panjang Finix langsung mengiyakan ajakan Scott dan langsung pergi ke sekolah balapnya, sekolah balap itu bernama Akademi Balap Toreno.
Saat itu orang tuanya tidak mengetahui jika Finix menerima tawaran dari Scott dan menganggap kalau Finix sudah menolak tawarannya. Ketika Finix sudah sampai di sekolah balapnya, ia langsung disambut oleh Scott dan langsung memperkenalkannya ke murid murid yang lain, Finix langsung diberikan baju balap dan langsung latihan pada saat itu juga. Pada saat di arena latihan Finix nampak sedikit kesulitan, namun ia bisa menemukan ritmenya sekaligus membuat teman akademinya terkejut, Finix mencatatkan waktu dengan jarak 3 detik lebih cepat dari posisi kedua dan ia meraih posisi 1 dalam latihan tersebut, Finix terlihat yakin bahwa ia akan memiliki masa depan yang cerah, Scott langsung menawarinya untuk balapan di sebuah ajang balap lokal Inggris bernama Kejuaraan Gokar Inggris, Finix tanpa pikir panjang langsung mengiyakan tersebut. Secara mengejutkan ia menyapu bersih semua seri dan memenangkan kejuaraan di musim pertamanya dan Scott langsung mempromosikannya ke ajang eropa yaitu Kejuaraan Gokar Eropa. Finix pun tetap memenangkan kejuaraan meski ada pesaing terkuatnya, yaitu Paul Gonzalez. Scott pun merasa bangga dengan pencapaian Finix dan langsung mempromosikannya ke ajang internasional, yaitu Formula Junior. Orang tuanya pun baru mengetahui kalau Finix mengikuti ajang balap dan menerima ajakan Scott untuk bergabung sekolah balap, orang tuanya yang merasa menyesal tidak menurutinya perlahan lahan mulai mendukungnya, Ibunya Finix bernama Amanda Cluzel menelpon putranya dan bangga dengan hasil yang diperoleh sejauh ini, Finix yang mendengarnya pun ikut senang dan meminta dukungan dari orang tuanya.
Di ajang Formula Junior, ia bersaing ketat lagi dengan Paul, kali ini performa keduanya setara yang membuat persaingan menjadi panas. Finix yang digadang-gadang akan memenangkan kejuaraan nyatanya kalah dalam persaingan di seri terakhir karena kerusakan mesin, Finix yang baru merasakan kekalahan pun merasa depresi dan menenangkan diri sembari teringat kata kata orang tuanya dulu yang menolak Finix untuk menjadi pembalap. Orang tuanya yang melihat itu mencoba menenangkan Finix dan mengatakan penyesalannya, Finix pun dibawa ke psikiater agar bisa lebih tenang. Sembari menunggu kabar dari Finix, Scott menawari tim tim yang ada di Formula Senior untuk merekrut Finix, hampir semua tim menolak dan dianggap sebelah mata karena mental Finix yang dianggap belum matang. Namun ada satu tim yang masih percaya kalau Finix mempunyai Potensi, tim itu bernama Tim Balap Andora Sprunk. Scott pun langsung menerima tawaran tim itu dan Finix akan mulai balapan di ajang Formula Senior, Scott mendapat kabar dari orang tuanya Finix bahwa ia sedikit lebih tenang namun belum pulih dari depresi sepenuhnya, Scott pun memberi tahu kepada orang tuanya Finix bahwa ia diterima di sebuah tim untuk membalap di ajang Formula Senior, orang tuanya Finix pun bersyukur dan akan memberi tahunya kepada Finix. Beberapa minggu setelahnya, Finix akan memulai balapan pertamanya di ajang Formula Senior dengan penampilan yang berbeda, Finix terlihat lebih dingin daripada ia yang dulunya seseorang yang ceria, pada balapan pertama hasilnya cukup mengecewakan karena kerusakan pada mobil dan performanya yang tidak maksimal pada semua sesi. Hal itu terus berlanjut hingga balapan kelima yang membuat media semakin meremehkannya, namun Finix yang sudah dikenal orang yang dingin dan tidak mudah goyah lagi akhirnya membalas perkataan media dengan kemenangan 13 kali berturut-turut hingga poin di hasil klasemen pun poinnya sama dengan Paul. Pada seri terakhir menjadi penentu gelar juara antara Paul dan Finix, para media masih ragu terhadap Finix untuk menjadi juara dunia, media masih memprediksi bahwa Paul akan menjadi juara dunia. Namun pada balapan itu Finix memenangkan balapan dengan cara yang keren, yaitu menyalipnya di lurusan dengan jarak yang tipis yaitu hanya 0,1 detik yang membuatnya menjadi rekor finis dengan jarak tertipis dalam sejarah Formula Senior. Finix pun akhirnya mencatatkan namanya dalam sejarah sebagai juara dunia dan berhasil memecahkan beberapa rekor, orang tuanya, Scott, dan teman akademinya ikut merayakan keberhasilannya sebagai juara dunia pertama dari lulusan Akademi Balap Toreno. Sejak saat itu, para media tidak meremehkan Finix dan ia menambah gelar juara dunianya sebanyak 6 kali.
Questions
Character Story Pertama: No
Durasi bermain di JG:RP: Kurang dari 1 bulan
URL Namechange:
Account UCP yang saya miliki:
Tidak ada
Account Forum yang saya miliki:
Saya Zohard Finix selaku pemilik account UCP Finixcluzel bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Finix_Cluzel) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.