Jump to content
JG:RP sedang menjadi korban serangan DDoS dengan skala besar. Kami masih menunggu balasan dari pihak provider terkait serangan ini. ×

lameelr1ch

New Member
  • Posts

    3
  • Joined

  • Last visited

About lameelr1ch

  • Birthday April 1

Profile Information

  • Gender
    Male
  • Primary Game
    JG:RP

Recent Profile Visitors

The recent visitors block is disabled and is not being shown to other users.

lameelr1ch's Achievements

Newbie

Newbie (1/7)

0

Reputation

  1. Nama pelapor: Lameel_Jash Nama pelanggar: Xalvador_Crowder Peraturan yang dilanggar: Non Roleplay Behaviour Apa yang terjadi: jadi kan mau gym di sacf, nah tiba tiba dia mukul saya, saya pukulin balik dia ngatain saya kebal, nah terus saya bilang kedia "kebal? nih coba pukul" nah terus dia nge down in saya terus ngencingin juga. saya juga udah ask/report itu nrp behav atau gimana tapi gada yang ans/handle Bukti: [02:41:57] Lameel Jash says: Dawg [02:42:08] Xalvador Crowder says: Lu kebal [02:42:11] Lameel Jash says: Kebal? [02:42:13] Lameel Jash says: Ni tonjok [02:42:17] Lameel Jash says: Ngurang jir [02:42:21] Xalvador Crowder says: Mana [02:42:25] Troyrove Chaadem says: Walah [02:42:26] Lameel Jash says: Wow [02:42:34] Lameel Jash: (( lah gimana si )) [02:42:38] INFO: {ffffff}Character anda telah terluka berat dan sekarat [02:42:38] NOTE: {ffffff}Anda dapat menggunakan command '{ffff00}/accept death{ffffff}' setelah menunggu {00ff00}5 menit [02:42:39] Lameel Jash: (( kocak jir )) [02:42:44] [ID:115] {FFFFFF}Xalvador_Crowder (level 6), Ping: 53, Online: 2 hours, Client: SA:MP 0.3.DL-R1, PL: 0.5% [02:42:44] Xalvador Crowder says: Mati lu [02:42:59] Xalvador Crowder: (( wkwk )) [02:43:35] Lameel Jash: (( dipipisin jir )) @Aleng Zyeon ini temen saya sebagai saksi
  2. 1. Ya. 2. Kurang dari 1 bulan 3. Buat baru 4. Tidak 5. Tidak 6. DI rumah
  3. Lameel Jash Lameel Jash lahir di sebuah tempat yang jarang disebut dalam peta Ocean Doks. Sebuah kawasan kumuh di pinggir laut, tempat di mana bau karat bercampur dengan garam laut dan suara klakson kapal menjadi lagu pengantar tidur. Ocean Doks bukan tempat orang bermimpi besar. Di sana, orang bekerja untuk bertahan, bukan untuk mencapai bintang. Namun, Lameel bukan anak biasa. Sejak kecil, ia selalu memandang langit dengan. Ia mengamati pesawat kargo yang melintas tinggi di atas pelabuhan dan bermimpi bisa terbang. Ia ingin menjadi pilot. Bukan karena ia suka kemewahan, tapi karena terbang berarti kebebasan kebebasan dari kemiskinan, kebebasan dari dinding-dinding kontainer yang membatasi hidupnya. Lameel tumbuh sebagai anak pemalu namun cerdas. Ibunya bekerja sebagai buruh pengemas ikan beku, sementara ayahnya adalah penjaga malam di gudang pelabuhan. Namun mereka mendukung Lameel sebisanya. Setiap malam, ibunya membacakan cerita tentang bintang dan angkasa luar, dan ayahnya membuatkan mainan pesawat dari limbah logam, tapi dunia tidak selalu memberi ruang untuk mimpi. Saat Lameel berusia 15 tahun, ayahnya meninggal karena kecelakaan kerja. Sejak saat itu, semua berubah. Ibunya terpaksa bekerja dua shift, dan Lameel meski masih remaja memutuskan meninggalkan sekolah demi membantu. Ia bekerja di dermaga, membersihkan lambung kapal dan mengangkat peti berat demi upah harian. Mimpi menjadi pilot perlahan memudar, terkubur di antara bau solar dan keringat. Namun di tengah kejatuhan itu, satu hal mulai tumbuh dalam diri Lameel yaitu ketertarikan terhadap mesin. Lameel mulai memperhatikan bagaimana mesin-mesin kapal bekerja. Ia mengamati cara teknisi memperbaiki pompa, mengganti katup, menyambung kabel. Mesin, seperti manusia, bisa rusak dan disembuhkan. Ia mulai belajar sendiri, menggunakan waktu senggang untuk membongkar barang bekas. Ia tidak punya guru, hanya buku tua dan rasa ingin tahu. Selama dua tahun, ia bekerja tanpa henti. Ia mulai dikenal di kalangan teknisi sebagai anak muda yang cekatan dan tidak banyak bicara, namun selalu menyelesaikan tugasnya dengan rapi. Dari membetulkan sepeda uap hingga mesin penggiling di pabrik tekstil, tak ada pekerjaan yang ia tolak. Saat usianya menginjak 17 tahun, Lameel memutuskan untuk mengambil jalan baru. Jika ia tak bisa menjadi pilot, maka ia akan berada di balik layar sebagai mekanik, orang yang membuat mesin tetap berjalan. Ia mengumpulkan uang dari hasil kerjanya, dan dengan koper kecil dan obeng kesayangannya, ia bekerja sebagai mekanik di Mechanic City. Di sana, hidup tak menjadi lebih mudah. Ia tinggal di asrama murah, bekerja sebagai pembantu bengkel di distrik bawah, dan kadang hanya makan satu kali sehari. Tapi ia belajar dengan cepat. Tangannya yang dulu mengangkat peti kini mahir mengelas, dan membongkar motor mesin dalam waktu singkat. Selama dua tahun, ia bekerja tanpa henti. Ia mulai dikenal di kalangan teknisi sebagai anak muda yang cekatan dan tidak banyak bicara, namun selalu menyelesaikan tugasnya dengan rapi. Dari membetulkan kendaraan, sepeda uap hingga mesin penggiling di pabrik tekstil, tak ada pekerjaan yang ia tolak. Hingga pada suatu malam yang hujan, saat Lameel sedang memperbaiki generator bus tua, ia bertemu seseorang yang akan mengubah arah hidupnya yaitu Troyrove, atau biasa dipanggil Rove. Seorang pria seumuran, berperawakan tinggi dengan rambut acak-acakan, dan senyum yang tak pernah padam. Rove adalah sopir bus antardistrik di daerah Commerce, tempat padat dan ramai yang tidak pernah tidur. Bus yang dikendarai Rove mogok di tengah jalan, dan hanya bengkel tempat Lameel bekerja yang masih buka malam itu. Lameel memperbaikinya dengan cepat, dan sejak itu, mereka jadi teman. Rove berbeda dari kebanyakan orang yang pernah ditemui Lameel ceria, banyak bicara, dan selalu melihat sisi lucu dari segala hal. Jika Lameel adalah mesin tenang yang bekerja dalam diam, maka Rove adalah suara musik yang memecah kebekuan. Persahabatan mereka berkembang cepat. Di waktu luang, mereka berbagi cerita, tawa, dan bahkan mimpi. Rove bermimpi punya armada bus sendiri, sementara Lameel ingin suatu hari membuka bengkel miliknya, di tempat yang lebih tenang, jauh dari hiruk-pikuk dan asap pabrik. Mereka mengambil keputusan besar, yaitu meninggalkan kota Los Santos. kota itu terlalu padat, terlalu cepat, terlalu sesak. Mereka ingin tempat yang punya langit biru, dan suara alam menggantikan deru mesin. Maka, pada usia 21 tahun, Lameel dan Rove pindah ke sebuah kota kecil bernama Blueberry sebuah tempat di dataran tinggi, dikelilingi hutan pinus dan danau kecil. Di kota kecil itu, Lameel bukan siapa-siapa bagi dunia luas. Ia bukan pilot, tapi bagi warga Blueberry, ia adalah pahlawan kecil yang bisa memperbaiki traktor saat panen gagal, menyambung generator saat listrik padam, atau bahkan menyetel ulang kursi roda milik nenek-nenek yang tak bisa ke pasar. Di sana, Lameel membuka bengkel kecil pertamanya, “Jash Mechanics,” sementara Rove menjadi sopir bus lokal, mengantar anak-anak sekolah dan orang tua ke pasar. Hidup mereka menjadi sederhana, tapi penuh makna. Setiap pagi, Lameel menyeduh kopi sambil membuka pintu bengkel yang menghadap ke jalan berbatu. Ia masih memperbaiki mesin traktor tua, motor listrik, bahkan kadang jam dinding rusak milik tetangga. Tapi di balik semua itu, ia juga memperbaiki sesuatu yang lebih dalam dirinya sendiri. Ia mungkin tak pernah menjadi pilot seperti impiannya dulu, tapi ia tetap menjadi penopang perjalanan bukan di udara, tapi di darat, dengan tangan berminyak dan hati yang tak pernah lelah bekerja. Dan setiap malam, di bawah langit Blueberry yang cerah, Lameel dan Rove duduk di depan bengkel, memandangi bintang, sambil tertawa tentang masa lalu dan berbicara tentang masa depan. Meski keduanya sudah bukan anak muda yang dipenuhi ambisi liar, mereka tahu bahwa hidup masih memiliki ruang untuk mimpi-mimpi yang tak lagi harus tinggi, tapi cukup dalam. Di antara tawa dan diam, antara oli dan langit malam, Lameel belajar bahwa hidup tak harus sesuai rencana untuk bisa indah. Ia mungkin tidak mencapai cita-citanya, tapi ia menemukan arti baru dari kebebasan bukan melayang di udara, tapi berdiri kokoh, membantu, dan memberi makna bagi orang-orang di sekitarnya. Questions Character Story Pertama: Ya Durasi bermain di JG:RP: Kurang dari 1 bulan URL Namechange: Account UCP yang saya miliki: Tidak ada, hanya sheeesh Account Forum yang saya miliki: lameelr1ch Saya lameelr1ch selaku pemilik account UCP sheeesh bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Lameel Jash) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.
×
×
  • Create New...