Yogoyo Shiro lahir di Tokyo pada tahun 2003. Sejak kecil ia tinggal di sebuah kawasan sederhana yang ramai dengan anak-anak sebaya. Hari-harinya sering dihabiskan bermain di jalanan, berlarian sampai senja tiba. Suasana itu membuat masa kecil Shiro penuh kenangan, meski hidup keluarganya tidak bisa dibilang berlebihan.
Di dekat rumah, ada bengkel kecil yang sering
menarik perhatiannya. Dari sana ia mulai mengenal suara mesin dan bau oli yang lama-kelamaan terasa akrab. Walaupun hanya melihat dari jauh, ia merasa dunia itu menarik dan ingin suatu hari bisa paham lebih dalam dunia permesinan
Saat beranjak remaja, keadaan
keluarganya mulai berubah. Ayahnya sempat kehilangan pekerjaan dan membuat rumah menjadi lebih sepi dari biasanya. Untuk membantu, Shiro mencoba mengambil pekerjaan ringan yang bisa ia lakukan