Jump to content
JG:RP sedang menjadi korban serangan DDoS dengan skala besar. Kami masih menunggu balasan dari pihak provider terkait serangan ini. ×

Fablo_Finger

New Member
  • Posts

    14
  • Joined

  • Last visited

Profile Information

  • Gender
    Male
  • Primary Game
    JG:RP

Recent Profile Visitors

The recent visitors block is disabled and is not being shown to other users.

Fablo_Finger's Achievements

Newbie

Newbie (1/7)

0

Reputation

  1. 1.tidak, tapi saya belajar lewat AI soalnya sebelum nya saya pernah req cs dengan bantuan AI 2. sudah mungkin 3. sendiri 4. yakin
  2. Fablo Finger Fablo Finger tumbuh di sudut sempit Los Santos yang hampir tak pernah tersentuh cahaya matahari. Sejak kecil, telinganya sudah akrab dengan suara sirine polisi dan raungan knalpot motor yang memecah malam. Ibunya hanya seorang buruh cuci, sering pulang dengan tubuh lelah dan tangan gemetar. Soal ayah, Fablo bahkan tidak punya cukup kenangan untuk sekadar mengingat wajahnya. Hidup seperti itu membuat Fablo cepat mengerti satu hal: tidak ada yang akan datang menolong. Saat anak-anak lain masih sibuk dengan buku sekolah, Fablo justru lebih sering menghabiskan waktu di bengkel tua milik pamannya. Di tempat itulah ia mulai mengenal berbagai macam orang—dari pekerja keras sampai mereka yang hidup di sisi gelap kota. Di bengkel itu, Fablo belajar banyak hal yang tidak diajarkan di sekolah. Bukan cuma soal mesin, tapi juga soal membaca orang. Ia jadi pendiam, cenderung waspada, dan tidak mudah percaya. Tapi sekali ia menganggap seseorang sebagai keluarga, kesetiaannya tidak setengah-setengah. Memasuki usia remaja, Fablo mulai sadar bahwa kerja jujur saja tidak akan cukup untuk menutup hutang ibunya. Dari situ, ia mulai sering nongkrong di depan minimarket bersama anak-anak blok yang sudah lebih dulu dikenal di jalanan. Awalnya, ia hanya jadi “mata”—memberi tanda kalau ada patroli polisi lewat. Tugas kecil, tapi butuh keberanian. Namun Fablo bukan tipe yang lama berada di posisi bawah. Ia jarang bicara, tapi selalu menyelesaikan apa yang diperintahkan. Tanpa banyak gaya, tanpa banyak tanya. Lama-lama, orang mulai memperhatikan. Salah satu pentolan geng akhirnya menariknya masuk ke lingkaran dalam. Di situlah, untuk pertama kalinya, Fablo merasa punya tempat. Waktu berjalan, dan Fablo berubah. Ia mulai paham bahwa dunia yang ia jalani bukan sekadar soal uang atau kuasa. Ini soal bertahan hidup. Soal siapa yang bisa dipercaya, dan siapa yang harus dijaga jaraknya. Ia belajar dengan cara yang keras—dari pengalaman, dari kehilangan, dari luka yang tidak selalu terlihat. Sekarang, di usia 25 tahun, Fablo Finger sudah jauh berbeda dari anak kecil yang dulu. Ia bukan lagi orang yang bisa disuruh seenaknya. Luka di tubuhnya jadi bukti jalan yang sudah ia lewati. Orang-orang di jalanan mengenalnya, dan sebagian memilih untuk tidak macam-macam. Meski begitu, jauh di dalam dirinya, masih ada satu hal yang tidak berubah: ia tetap melakukan semua ini untuk bertahan, dan untuk ibunya. Dunia yang ia jalani memang berbahaya, tapi baginya, itu lebih baik daripada hidup terus diinjak. Fablo lebih memilih berdiri di jalannya sendiri, apa pun risikonya. Baginya, jalanan bukan sekadar tempat—itu rumah. Dan orang-orang yang berdiri bersamanya, adalah keluarga yang ia jaga tanpa ragu. Questions Character Story Pertama: No Durasi bermain di JG:RP: 6 bulan - 1 tahun URL Namechange: Account UCP yang saya miliki: VanzykCH Account Forum yang saya miliki: Fablo_Finger Saya Fablo_Finger selaku pemilik account UCP VanzykCH bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Fablo Finger) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.
×
×
  • Create New...