Jump to content
JG:RP sedang menjadi korban serangan DDoS dengan skala besar. Semua tanggung jawab terkait ini sudah diserahkan penuh ke pihak hosting provider. ×

Andi Syahwa

New Member
  • Posts

    8
  • Joined

  • Last visited

Recent Profile Visitors

The recent visitors block is disabled and is not being shown to other users.

Andi Syahwa's Achievements

Newbie

Newbie (1/7)

0

Reputation

  1. 5 Oktober 2001 lahirlah seorang anak dari pasangan di Los Santos, yaitu Abigail Bonanza. Ia lahir dari keluarga sederhana yang berlatar belakang kriminal dan merupakan keturunan orang kulit hitam. Saat Abigail Bonanza dilahirkan, ayahnya, Leonardo Bonanza, sedang mengalami kesulitan ekonomi karena banyaknya tanggungan hidup yang membuat mereka terjebak dalam lingkaran kemiskinan yang berat. Saat itu, kakak pertamanya, Marco Bonanza, mengalami sakit yang tidak bisa diobati karena kekurangan biaya, yang pada akhirnya merenggut nyawa sang kakak. Abigail Bonanza tumbuh besar dengan banyak keterbatasan akibat kondisi keuangan keluarga. Bahkan, ketika duduk di bangku sekolah dasar, ia tidak mampu membeli buku. Hal ini membuat ayahnya, Leonardo Bonanza, diliputi pikiran yang berat, bahkan sempat terpikir untuk bunuh diri. Namun, suatu hari saat sedang menunggu Abigail Bonanza pulang, Leonardo didatangi oleh sekelompok orang kulit hitam yang menawarinya untuk menjual tanaman ganja dengan bayaran besar. Tanpa pikir panjang, Leonardo menyetujui tawaran tersebut dan merencanakan agar Abigail Bonanza turut membantu menyebarkan barang-barang jualannya. Di rumah, Abigail Bonanza pun diberi pekerjaan sebagai kurir barang haram tersebut. Misi pertama Abigail Bonanza adalah menjual barang kepada teman-temannya di sekolah. Tak disangka, teman-temannya menunjukkan antusiasme tinggi terhadap barang yang dijualnya. Penjualan pun meningkat pesat dan ekonomi keluarga Bonanza membaik. Saat itu, Abigail Bonanza mulai membeli barang-barang mewah seperti kalung, senjata, topi, dan pakaian, yang membuatnya tampak mewah di mata teman-temannya. Namun, pada suatu hari, Abigail Bonanza menjadi incaran sekelompok teman kulit hitam di sekitar sekolahnya. Ketika ayahnya datang menjemput, tiba-tiba beberapa peluru menyasar tubuh sang ayah, hingga ia tewas di tempat. Abigail Bonanza lari sekencang mungkin sambil menangis menyaksikan kematian ayahnya. Hari demi hari berlalu, dan kini Abigail Bonanza menjalani hidupnya dengan trauma yang mendalam Sejak kejadian itu, Abigail Bonanza berjanji mengubah nasibnya sendiri, bertahan hidup keras, membangun kekuatan, kecerdikan, dan reputasi kelam di jalanan Los Santos demi masa depan pribadinya.
  2. Abigail Bonanza 5 Oktober 2001 lahirlah seorang anak dari pasangan di Los Santos, yaitu Abigail Bonanza. Ia lahir dari keluarga sederhana yang berlatar belakang kriminal dan merupakan keturunan orang kulit hitam. Saat Abigail Bonanza dilahirkan, ayahnya, Leonardo Bonanza, sedang mengalami kesulitan ekonomi karena banyaknya tanggungan hidup yang membuat mereka terjebak dalam lingkaran kemiskinan yang berat. Saat itu, kakak pertamanya, Marco Bonanza, mengalami sakit yang tidak bisa diobati karena kekurangan biaya, yang pada akhirnya merenggut nyawa sang kakak. Abigail Bonanza tumbuh besar dengan banyak keterbatasan akibat kondisi keuangan keluarga. Bahkan, ketika duduk di bangku sekolah dasar, ia tidak mampu membeli buku. Hal ini membuat ayahnya, Leonardo Bonanza, diliputi pikiran yang berat, bahkan sempat terpikir untuk bunuh diri. Namun, suatu hari saat sedang menunggu Abigail Bonanza pulang, Leonardo didatangi oleh sekelompok orang kulit hitam yang menawarinya untuk menjual tanaman ganja dengan bayaran besar. Tanpa pikir panjang, Leonardo menyetujui tawaran tersebut dan merencanakan agar Abigail Bonanza turut membantu menyebarkan barang-barang jualannya. Di rumah, Abigail Bonanza pun diberi pekerjaan sebagai kurir barang haram tersebut. Misi pertama Abigail Bonanza adalah menjual barang kepada teman-temannya di sekolah. Tak disangka, teman-temannya menunjukkan antusiasme tinggi terhadap barang yang dijualnya. Penjualan pun meningkat pesat dan ekonomi keluarga Bonanza membaik. Saat itu, Abigail Bonanza mulai membeli barang-barang mewah seperti kalung, senjata, topi, dan pakaian, yang membuatnya tampak mewah di mata teman-temannya. Namun, pada suatu hari, Abigail Bonanza menjadi incaran sekelompok teman kulit hitam di sekitar sekolahnya. Ketika ayahnya datang menjemput, tiba-tiba beberapa peluru menyasar tubuh sang ayah, hingga ia tewas di tempat. Abigail Bonanza lari sekencang mungkin sambil menangis menyaksikan kematian ayahnya. Hari demi hari berlalu, dan kini Abigail Bonanza menjalani hidupnya dengan trauma yang mendalam Sejak kejadian itu, Abigail Bonanza berjanji mengubah nasibnya sendiri, bertahan hidup keras, membangun kekuatan, kecerdikan, dan reputasi kelam di jalanan Los Santos demi masa depan pribadinya. Questions Character Story Pertama: Ya Durasi bermain di JG:RP: 1 - 3 bulan URL Namechange: Account UCP yang saya miliki: Tidak ada Account Forum yang saya miliki: Saya Andi Syahwa selaku pemilik account UCP LuxioFernandes bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Abigail Bonanza) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.
  3. oke oh ya mas itu ikutin kek foto nya kah pencet yang disitu atau gmn?
  4. 5 Oktober 2001 lahirlah seorang anak dari pasangan di Los Santos, yaitu Abigail Bonanza. Ia lahir dari keluarga sederhana yang berlatar belakang kriminal dan merupakan keturunan orang kulit hitam. Saat Abigail Bonanza dilahirkan, ayahnya, Leonardo Bonanza, sedang mengalami kesulitan ekonomi karena banyaknya tanggungan hidup yang membuat mereka terjebak dalam lingkaran kemiskinan yang berat. Saat itu, kakak pertamanya, Marco Bonanza, mengalami sakit yang tidak bisa diobati karena kekurangan biaya, yang pada akhirnya merenggut nyawa sang kakak. Abigail Bonanza tumbuh besar dengan banyak keterbatasan akibat kondisi keuangan keluarga. Bahkan, ketika duduk di bangku sekolah dasar, ia tidak mampu membeli buku. Hal ini membuat ayahnya, Leonardo Bonanza, diliputi pikiran yang berat, bahkan sempat terpikir untuk bunuh diri. Namun, suatu hari saat sedang menunggu Abigail Bonanza pulang, Leonardo didatangi oleh sekelompok orang kulit hitam yang menawarinya untuk menjual tanaman ganja dengan bayaran besar. Tanpa pikir panjang, Leonardo menyetujui tawaran tersebut dan merencanakan agar Abigail Bonanza turut membantu menyebarkan barang-barang jualannya. Di rumah, Abigail Bonanza pun diberi pekerjaan sebagai kurir barang haram tersebut. Misi pertama Abigail Bonanza adalah menjual barang kepada teman-temannya di sekolah. Tak disangka, teman-temannya menunjukkan antusiasme tinggi terhadap barang yang dijualnya. Penjualan pun meningkat pesat dan ekonomi keluarga Bonanza membaik. Saat itu, Abigail Bonanza mulai membeli barang-barang mewah seperti kalung, senjata, topi, dan pakaian, yang membuatnya tampak mewah di mata teman-temannya. Namun, pada suatu hari, Abigail Bonanza menjadi incaran sekelompok teman kulit hitam di sekitar sekolahnya. Ketika ayahnya datang menjemput, tiba-tiba beberapa peluru menyasar tubuh sang ayah, hingga ia tewas di tempat. Abigail Bonanza lari sekencang mungkin sambil menangis menyaksikan kematian ayahnya. Hari demi hari berlalu, dan kini Abigail Bonanza menjalani hidupnya dengan trauma yang mendalam Sejak kejadian itu, Abigail Bonanza berjanji mengubah nasibnya sendiri, bertahan hidup keras, membangun kekuatan, kecerdikan, dan reputasi kelam di jalanan Los Santos demi masa depan pribadinya.
×
×
  • Create New...