Rossaline Riley
Suatu pagi terlihat seorang gadis berusia 21 tahun sedang duduk santai sambil menikmati secangkir teh, dia duduk diam di depan rumah sambil memikirkan perkuliahan yang sedang dijalani. Nama gadis itu Rossaline Riley, Rossa mengambil perkuliahan dengan jurusan kedokteran di Universitas Los Santos dengan fokus mempelajari ilmu pengobatan penyakit pada manusia. Saat ini Rossa baru 1 tahun menjalani perkuliahan, namun yang selama ini dirasakan sangat berat. Tugas yang menumpuk dan catatan yang sangat banyak harus dia tulis ulang dan hafalkan. Tekad Rossa menjadi dokter sangat tinggi, dia mendapatkan support dari keluarga termasuk ayah, ibu, dan kakaknya.
Ayah Rossa bekerja sebagai polisi di kota itu, sedangkan ibunya bekerja sebagai marketing perumahan. Uang yang mereka hasilkan cukup untuk memenuhi kehidupan sehari-hari mereka dan cukup untuk menabung dan membiayai perkuliahan Rossa. Namun Rossa ingin sekali bekerja dan dapat membantu perekonomian keluarga sehingga dia tidak terlalu membebani kedua orang tuanya. Rossa memberanikan diri meminta izin kepada kedua orang tuanya saat makan malam untuk kuliah sambil bekerja, dan ia mendapatkan respon yang cukup baik dari orang tuanya dan diizinkan kuliah sambil bekerja dengan syarat ia harus bekerja sebagai freelancer sehingga tidak mengganggu perkuliahannya nanti. Dengan wajah gembira Rossa memeluk kedua orang tuanya dan setelah itu dia langsung mencari pekerjaan sebagai freelancer di website tertentu.
Di saat jam perkuliahan berlangsung, Rossa ditegur oleh dosennya karena sering ketiduran di saat perkuliahan berlangsung. Saat waktunya pulang, Rossa diminta untuk menemui dosen tersebut di kantornya. Rossa pun menceritakan kepada dosen itu bahwasanya dia saat ini bekerja sebagai freelancer editor video dan itu membutuhkan banyak waktu sehingga sedikit mengganggu kegiatan perkuliahannya, dengan alasan itu akhirnya Rossa di tegur dan diberi nasihat oleh sang dosen dengan berkata "baiknya kamu fokus dengan satu hal yaitu perkuliahanmu karena itu mimpimu membutuhkan semangat dan tekad yang kuat". Rossa pun termenung mendengar hal itu dan langsung pulang ke rumah. Saat malam hari dia memikirkan perkataan dosennya dan mengambil keputusan untuk berhenti sebagai freelancer dan fokus menjalani perkuliahannya. Hari demi hari pun berlalu, nilai yang Rossa dapatkan semakin baik dan dia menjadi mahasiswi favorit dikampusnya dan kini dia menjadi harapan besar dosen, teman-teman, serta keluarganya.
Questions
Character Story Pertama: No
Durasi bermain di JG:RP: 3 tahun lebih
URL Namechange:
Account UCP yang saya miliki:
Febrioadam(lupa email dan kata sandi)
Account Forum yang saya miliki: Masamba
Saya Masamba selaku pemilik account UCP Ambalabu bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Rossaline Riley) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.