Jump to content
JG:RP sedang menjadi korban serangan DDoS dengan skala besar. Kami masih menunggu balasan dari pihak provider terkait serangan ini. ×

AVillain01

New Member
  • Posts

    45
  • Joined

  • Last visited

3 Followers

About AVillain01

  • Birthday 11/05/2005

Profile Information

  • Gender
    Male
  • Primary Game
    JG:RP
  • Location
    Manado
  • Interests
    a lovers of wisdom

Recent Profile Visitors

243 profile views

AVillain01's Achievements

Newbie

Newbie (1/7)

1

Reputation

  1. 1. Tidak ada. 2. Tidak pernah. 3. Tidak pernah. 4. Ya 300 sekian. 5. Setelah saya cek, memang benar ada Bob Montana, tetapi itu bukan nama asli hanya saja nama figur komikus, tetapi saya tidak melihat nama itu lalu saya tiru, saya hanya kepikiran dan langsung menamakan itu, pada dasarnya saya tau jika famouse nama tidak boleh, tetapi jika dipikir itu bukan nama asli dari Bob Montana, karena nama aslinya Robert William Montana dan bukan Bob Montana. Maaf sebelumnya min jika saya lancang dikit.
  2. @Cata Permisi min, maaf tag, bagaimana ya hasil dari Character Story saya?, Makasih sebelumnya min.
  3. 1. Ya 2. 6 bulan sampai 1 tahun 3. Baru buat 4. Tidak 5. Tidak 6. Rumah
  4. Pada tanggal 20 Mei 2000, di desa sejuk yang dikenal dengan nama Angel Pine, dikelilingi hutan pinus rimbun dan di udara pegunungan yang segar, seorang anak laki-laki lahir. Nama anak ini adalah Doom DeChicago, dan ia adalah satu-satunya anak yang lahir pedro DeChicago dan Elias Kaylee. Nama Doom diberikan oleh ayah anak itu, seorang tentara angkatan darat yang gagah, terinspirasi oleh film peperangan favoritnya – nama itu lambang keberanian, keteguhan, semangat pantang menyerah. Tetapi keluarga kecil itu hanya hidup beberapa bulan.. ketika anak itu berumur delapan bulan, ayahnya menerima perintah panggilan ke perbatasan kota. Ia bertekad memenuhi janji kepada istrinya, ia akan pulang dengan rasa hormat. Tetapi setelah itu, Pedro tak kunjung kembali, tak ada kabar, tak ada pesan, yang ada hanya kesunyian. Tumbuh tanpa seorang ayah, Doom gayanya belajar mengenai kesunyian sejak dini. Sebagai sebuah anak kecil, ia sangat jarang bicara, dan lebih sering hanya berdiam diri di pinggir hutan, mendengarkan suara angin yang melewati pepohonan pinus. Ketika ia mulai masuk remaja dalam usia 14 tahun, Doom adalah seorang anak pendiam dan sangat cerdas. Namun, setiap hari, ketika teman-temannya dijemput oleh ayah mereka di sekolah, alam batinnya terasa sangat berat. Salam mata yang perdana selalu terlontar dalam setiap kesempatannya secara diam, “Apakah Ayahku mendunai bahagia?” Namun, suatu sore, ia menemukan sebuah kotak kecil berdebu ketika mencoba mencari sesuatu di lemari tua ibunya. Di dalamnya terdapat foto bayi yang dicetak berwarna hitam putih dari dirinya yang masih seorang bayi yang digendong oleh seorang pria yang berpakaian seragam, foto itu mempornya. air mata tanpa sadar mulai jatuh dari matanya. Dan dari saat itu, keteguhan hati untuk menemukan sang ayah hingga saat ini mulai tumbuh dalam dirinya. Tahun demi tahun berlalu. Doom telah menamatkan sekolah menengah dengan perasaan yang tak pernah benar-benar tenang. Meski hidup tanpa figur ayah sudah menjadi bagian dari kesehariannya, rasa rindunya tak pernah padam. Pada ulang tahunnya yang ke-19, setelah perayaan sederhana bersama ibunya telah selesai, ia menulis sepucuk surat: "ibu, aku akan pergi mencari Ayah." Dengan langkah pasti, Doom meninggalkan rumahnya di Angel Pine, membawa ransel kecil, foto sang ayah, dan harapan besar agar bisa menemukan kebenaran yang selama ini tersembunyi dalam bayang-bayang masa lalu. Perjalan panjang itu baru saja dimulai, dan Doom melangkah menuju takdir yang mungkin akan merubah hidupnya selamanya.
×
×
  • Create New...