Eze Fremont lahir pada tanggal 2 Februari 1999, Eze berasal dari Afrika Selatan, Eze mempunyai adik kembar bernama Eza Fremont. Sejak kecil, Eze sangat disayangi oleh orang tuanya, dimana hidup Eze memiliki ekonomi yang cukup sulit, tapi semua itu tidak masalah bagi dia, karena yang terpenting bagi Eze Adalah hidup berkumpul dengan keluarga dalam kondisi selalu sehat dan bisa selalu bersama. Eze harus mencari uang sendiri karena Eze terlatih sebagai kakak yang mandiri. Ayah Eze bekerja sebagai supir truk di salah satu perusahaan di afrika. Pada saat usia Eze masih 17 tahun, Eze diberikan pengalaman dari ayahnya menjadi seorang supir truk. Eze pun menerima tawaran tersebut dan menerima ilmu menjadi supir truk yang keahliannya dari ayahnya. Sejak saat itu, Eze memutuskan untuk berhenti sekolah dikarenakan ayahnya tidak sanggup untuk melanjutkan Eze sekolah karena keterbatasan biaya, Eze juga sering menemani ayahnya untuk mengantar barang dari suatu kota ke kota lain.
Hidup Eze semakin lama menjadi semakin dewasa, dan Eze pun tetap masih menjalani kehidupan dengan menemani ayahnya menjadi seorang supir truk. Saat Eze menemani ayahnya mengantarkan barang material ke suatu sekolah, Eze dan ayahnya pun turun dan melihat anak-anak sekolahan tersebut dari luar sekolah, Eze tampak sedih karena sangat ingin sekolah, tetapi karena kekurangan ekonomi, Eze pun menyadari dirinya, dan lanjut bersedih sambil melihat guru dari luar kelas memberikan materi kepada murid di dalam kelas itu.
Sekarang di usia Eze yang sudah 26 tahun, Eze sudah bisa untuk mencari uang sendiri dengan cara meneruskan pekerjaan ayahnya sebagai seorang supir truk. Dikarenakan ayahnya yang semakin lama semakin tua, jadi tidak bisa membawa mobil truk tersebut, dan Eze menggantikan ayahnya sebagai seorang supir truk. Eze pun sampai sekarang meneruskan pekerjaan ayahnya agar keluarga Eze bisa hidup bahagia kembali, uang penghasilan yang di dapat atas kerja keras Eze selalu dikumpulkan berharap bisa merubah kondisi ekonomi keluarga Eze kedepannya.