Joevanne Parks
Hari itu, 14 Januari 2004 lahir seorang anak laki laki bernama Joevanne Parks. Hidup dan tumbuh di lingkungan kecil yang cukup kumuh di Chicago, diperburuk dengan lingkungan sosial disana yang cukup rendah, memaksa beberapa masyarakat bertekad untuk melakukan aktivitas kriminal. Joevanne atau yang kerap dipanggil Joe oleh kedua orang tuanya merupakan seorang anak kecil yang hobi sekali untuk membongkar suatu barang dan memodifikasinya, aktivitas tersebut membuatnya lebih sering dijuluki "Si Penghancur" oleh ayah dan ibunya. orang tuanya hanya pekerja tak terarah yang bekerja sebagai pembantu untuk para masyarakat kelas atas di kota, sehingga tak heran terdapat aktivitas fisik yang dilontarkan oleh bos mereka yang sering melakukan aktivitas rasisme.
Kehidupan yang buruk ini tidak menghambat pertumbuhan seorang Joe, ia bersekolah disana untuk meningkatkan kualitas pengetahuannya, namun sayang sekali pikirannya tidak satu tujuan dengan tekadnya sehingga kerap sekali ia diolok serta guru guru yang memarahinya karena mendapatkan nilai yang cukup buruk dikelas Dari segala cemoohan itu semua, ia mendapatkan julukan "Murid Bodoh" yang membuat mentalnya retak. Kondisi tersebut nyaris membuat keluarga Joe hancur karena ternyata orang tuanya sering sekali melakukan pertengkaran karena finansial mereka yang tidak teratur, apalagi ketika mereka mengetahui kondisi putra tunggal mereka yang sangat kurang mampu dalam menimba ilmu dikelas menjadikan emosi mereka tak terbendung. Hingga Joe cilik itu merasa hina, Karakternya sebagai pemuda kecil ceria sirna begitu saja akibat kondisi sosial yang menghantuinya. Ia hanya ditemani oleh aktivitas favoritnya dengan membongkar pasang mainan kecilnya.
Keadaan sosial yang semakin keras terus menerjang keluarga Joe hingga akhirnya Joevanne beranjak dewasa. Ia berpikir untuk pergi merantau ke kota besar untuk membantu meningkatkan keuangan keluarganya, namun itikad baik tersebut dihempas mentah mentah oleh kedua orang tuanya, mengingat kondisi kualitas interaksi sosial anak mereka yang sangat buruk saat sekolah dulu menjadikan itu alasan kuat untuk tidak melepaskan Joe. Namun, ia tak menyerah hanya karena rintangan kecil ini, ia coba merayu serta memohon secara keras agar kedua orang tuanya memperbolehkannya berangkat. Tak berselang lama, akhirnya ia diperbolehkan pergi dan hanya dibekali dengan uang untuk bertahan hidup disana.
Perjalanan itu menghabiskan kurang lebih sekitar 4 jam untuk sampai di kota. Setibanya disana, ia menyesuaikan diri terlebih dahulu dengan lingkungan disana, serta dengan yang tersisa, ia pun mencoba membeli beberapa makanan pinggiran untuk mengisi perutnya yang kosong. Malam pun timbul tanpa permisi, namun ia tak memiliki siapa siapa disana, sehingga keputusan berat pun harus ia lakukan. Melihat banyaknya kursi kosong yang menjamur menarik perhatiannya untuk beristirahat disana menunggu pagi walau hanya beralaskan jaket kulit biasa. Esok hari tiba, bermodalkan kemampuannya untuk membongkar pasang suatu barang hingga memodifikasinya dengan bagus, memunculkan ide di benaknya untuk mencoba mendaftarkan diri menjadi seorang mekanik di beberapa bengkel disana.
Kehidupan manis itu belum berpihak padanya, terhitung sekitar 3 bengkel yang menolaknya langsung untuk mencari bengkel lain, membuat niatnya mulai memudar. Namun, ia melihat bengkel yang memasang spanduk untuk mencari mekanik baru. Itu menyiratkannya untuk mendaftarkan diri sekaligus menjadikan ini yang terakhir, lalu ajaibnya ia diterima menjadi mekanik disana setelah melewati beberapa wawancara serta survey yang diberikan. Tak mudah untuk menyesuaikan diri dan terjun dalam kerja tim disana, membuatnya sedikit kewalahan dengan beberapa mekanik senior serta pelanggan yang tidak beradab. Kejadian tersebut membuatnya banyak belajar untuk mengurangi persentasi terjadinya kejadian seperti ini.
7 bulan berlalu setelah banyaknya rintagan yang ia lalui membuahkan hasil yang baik, kini ia menjadi mekanik favorit oleh atasannya dan menjadi panutan kepada mekanik lain, tak heran gajinta juga ditingkatkan dari biasanya. Dengan hasil tabungan yang ia rintis selama ini, ia berpikir untuk mengambil keputusan dengan membangun bengkel baru di kota itu untuk menambah penghasilannya. Dengan perjuangan berat yang ia lalui, ia telah memiliki 4 bengkel yang tersedia di kota itu serta 1 bengkel di kampung halamannya. keadannya beruba 180 derajat sekarang, dihinggapi dengan uang yang terus mengalir membuatnya merasa bahagia. Kini ia sukses dan dikenal banyak orang sebagai pembisnis muda dengan banyak cerita.
Questions
Character Story Pertama: Ya
Durasi bermain di JG:RP: 1 - 3 bulan
URL Namechange:
Account UCP yang saya miliki:
Tidak ada
Account Forum yang saya miliki:
Saya Blue Sptre selaku pemilik account UCP nyamukhijau bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Joevanne Parks) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.