Arata_Kiyoshi
Arata Kiyoshi, lahir di Tokyo pada tanggal 5 Mei 1995. Anak yang mempunyai cita-cita menjadi kepolisian agar menjadi penerus Ayahnya. Arata tinggal bersama orang tua nya di Shinjuku. Ayahnya seorang Inspektur kepolisian Shinjuku, dan Ibu nya menjadi guru di sekolah kejuruan dan bahasa di Ichigaya. Arata murid andalan di sekolah dasar, sekolah menengah pertama, maupun sekolah menengah atas. Ia selalu rangking di sekolahnya. Kepintaran Arata tidak ada apa-apa bagi dirinya kalau ia tidak menerapkan yang Namanya attitude, disiplin, dan bertanggung jawab. Selain menjadi murid andalan di sekolahnya, Arata menjadi murid yang paling disiplin diantara teman-teman nya. Datang selalu tepat waktu, tidak menunda-nunda tugas, dan Arata tidak pernah bolos sekolah, sakit pun ia tetap masuk karena tertinggal satu materi saja itu kerugian yang besar baginya.
Pada saat di SMA, ia berhasil meraih juara satu di ulangan kelulusan, nilainya sangat tinggi, teman-teman nya langsung mengapresiasi Arata. Tidak hanya itu, guru di sekolah itu mengumumkan dan menyatakan bahwa Arata mendapatkan beasiswa pendidikan ke luar negeri yaitu Amerika Serikat. Lebih tepatnya di University of California, Los Angeles. Kembali teman-teman nya sangat senang dan sangat meng-apresiasi Arata, melihat teman seperjuangan nya berhasil mendapat beasiswa pendidikan ke luar negeri, meskipun ia mampu, tetapi ia berhak mendapatkannya karena ia murid yang sangat teladan. Setelah itu, Arata langsung menghubungi orang tua nya untuk memberi tahu bahwa anaknya mendapat beasiswa pendidikan di luar negeri. Orang tua Arata masih belum percaya dan mengiranya anaknya sedang bercanda, tetapi semuanya itu benar. Saat dirumah, Orang tua Arata telah menyiapkan persiapan yang harus di bawa Arata untuk pergi ke luar negeri. Bukan anak yang manja, tetapi itu semua memang layak didapatkan karena Arata anak yang sangat berbakti kepada kedua orang tua nya.
Hari kelulusan tiba, 15 Juni 2013, ia dinyatakan LULUS dari SMA. Banyak yang mengapresiasi Arata termasuk Ayah Ibunya. Ayah dan Ibu Arata sangat bangga dan berterimakasih kepada anaknya, karena ia sudah menjadi anak kebanggaan orang tua nya, dan juga guru'. Arata telah menjadi murid yang disiplin, dan juga menjadi contoh untuk adik-adik nya yang harus masih berjuang di bangku SMA. Setelah acara kelulusan selesai, ia pulang kerumah dan segera merapihkan barang-barangnya untuk berangkat ke Amerika. Orang tua nya sangat mendukung Arata, ia dibekali banyak sekali bekal untuk bertahan hidup disana. Orang tua Arata sangat percaya kepada anaknya, pasti ia akan berhasil membanggakan mereka, meskipun tidak minta apa-apa, mereka hanya ingin melihat anaknya lebih sukses dari mereka. Sehari sebelum keberangkatan, Arata menghabiskan waktu bersama orang tua nya. Makan Bersama, bermain di taman, dan berkeliling kota Tokyo sampai malam pun tiba. Arata harus bergegas tidur dan bangun pagi untuk pergi ke bandara agar tidak ketinggalan pesawat. Pukul 07:30, Arata sudah tiba di bandara bersama orang tua nya. Pukul 08.30 ia harus boarding pass, masih ada waktu satu jam lagi untuk menghabiskan waktu bersama orang tua nya. Karena Arata sadar, ia meninggalkan orang tua nya dalam waktu yang lama.
Setelah menjalani pendidikan selama 4 tahun di California, Arata mendapat banyak sekali pelajaran dalam hidupnya. Tidak hanya itu saja, ada momen yang berkesan saat ia di California. Arata mendapatkan banyak teman, bahkan ia bersahabat dengan salah satu orang asli dari California. Sahabatnya bernama Alexandra ia senior di Universitas itu, ia tidak tahu nama lengkapnya karena Alexandra hanya menyebut nama panggilan nya saja. Mereka bertemu saat Arata hari pertama masuk kuliah, awalnya tidak saling kenal, akhirnya Alexandra mengajaknya kenalan dan mereka pun ngobrol bareng, bercanda bareng sampai bertukar nomor. Walaupun mereka beda angkatan, tetapi tidak ada penghalang bagi mereka untuk bersahabat. Sampai akhirnya Alexandra lulus duluan dari Universitas itu dan harus meninggalkan Arata. Namun Jarak pun tidak menjadi penghalang bagi mereka untuk bersahabat, mereka masih bisa saling berkabar lewat ponsel masing-masing. Tetapi, setelah setahun Arata lulus dan kembali ke Shinjuku setelah kuliah di University of California, Alex tidak ada kabar. Pesan dari Arata tidak dibalas sama sekali, bahkan mungkin ponsel Alex tidak aktif. Arata tetap berpikir positif, mungkin Alex sedang sibuk diluar sana. Dan akhirnya Arata juga mencari kesibukan.
8 tahun kemudian. Senin, 23 Maret 2026. Mungkin menjadi hari yang terburuk bagi Arata. Sahabatnya Alexandra, meninggal dunia akibat dibunuh oleh temannya. Arata mendapat kabar dari pihak kepolisian, bahwa Alexandra telah meninggal dunia. Dan kepolisian pun menjelaskan bahwa semua barang berharga milik sahabatnya dibawa kabur oleh pelaku. Yang hanya ditemukan di dalam dashboard mobilnya saat pengecekan hanya ditemukan kertas bertuliskan nomor telefon sahabatnya 8 tahun lalu di California. Dari situlah pihak kepolisian menghubungi Arata karena hanya itu nomor yang ada dan bisa dihubungi. Setelah 5 hari kematian Alexandra, Arata pun terbang ke Los Santos untuk ziarah ke makam sahabatnya. Dan mungkin juga tempat tujuan terakhir nya untuk mewujudkan cita cita Arata yaitu ingin menjadi Polisi dan menjadi penerus Ayahnya.
Questions
Character Story Pertama: No
Durasi bermain di JG:RP: 1 - 3 bulan
URL Namechange:
https://jogjagamers.org/topic/373334-cn-mochammad-alexandra-to-arata-kiyoshi-rizieq101/
Account UCP yang saya miliki:
Tidak ada
Account Forum yang saya miliki:
Saya rizieq selaku pemilik account UCP rizieq101 bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Arata_Kiyoshi) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.