Edward_Sneijder
Edward Sneijder Belanda
Edward Sneijder lahir di kawasan kumuh Rotterdam, Belanda, di sebuah lingkungan yang cuma kenal satu hukum: siapa yang kuat, dia yang makan. Ayah Edward adalah seorang tukang jagal di rumah potong hewan yang memiliki sifat temperamental dan sering dijadikan samsak tinju setiap malam setelah mabuk berat. Bukannya hancur, mental Edward justru tertempa jadi sangat keras dan dingin. Di usia lima belas tahun, Edward melakukan aksi brutal pertamanya. Dia menghabisi ayahnya sendiri dengan pisau jagal saat pria itu sedang tertidur lelap, lalu dengan tenang membuang jasadnya ke pelabuhan Rotterdam tanpa ada rasa penyesalan sedikit pun. Sejak malam itu, Edward sadar kalau darah adalah satu-satunya bahasa yang bisa membuat orang tunduk
.
Beranjak dewasa, nama Edward Sneijder mulai jadi momok menakutkan di dunia bawah tanah Belanda. Dia membangun sebuah kelompok kecil yang bergerak di bidang penyelundupan senjata api dan mengumpulkan hutang tingkat tinggi. Edward dikenal sebagai sosok yang sangat "sangar" karena dia tidak pernah main-main dengan ancamannya. Metode eksekusinya sangat kejam; dia lebih suka melihat korbannya menderita perlahan di tengah pengumpulan darah mereka sendiri daripada membunuh dengan cepat.
Reputasinya sebagai gangster kelas kakap membuat namanya jadi legenda hitam di jalanan, bahkan para preman paling berani sekalipun bakal milih buat balik arah kalau melihat Edward berjalan melintas dengan jaket kulit hitamnya yang selalu bau amis besi.
Puncak kekejamannya terjadi pas Edward membantai satu kelompok kartel saingannya di sebuah gudang tua dekat Amsterdam sendirian. Dia masuk hanya bermodalkan sebilah parang dan pistol, lalu melakukan kematian yang sangat cepat tapi mengerikan. Polisi yang datang ke lokasi setelah kejadian itu bahkan sampai trauma melihat kondisi mayat-mayat yang ditinggalkan Edward yang sudah nggak berbentuk lagi. Aksi gila itu bikin dia jadi buronan nomor satu di Belanda dengan status tembak di tempat. Merasa wilayahnya sudah terlalu "panas" dan ingin mencari tantangan baru, Edward akhirnya memutuskan untuk menghilang dari tanah kelahirannya.
Dengan sisa uang rampokan dari brankas musuhnya, Edward menyuap kapten kapal kargo untuk membawa seluruh samudra menuju Los Santos. Dia meninggalkan Belanda dengan jejak darah yang tidak akan bisa dihapus, membawa dendam dan ambisi iblisnya ke kota yang baru. Edward Sneijder tidak datang ke Los Santos buat tobat atau cari kerja halal jadi supir taksi. Dia datang untuk membangun kembali pemerintahan kriminalnya, mencari mangsa baru, dan memastikan kalau setiap sudut jalan Los Santos akan gemetar tiap kali mendengar namanya disebut.
Pertanyaan
Kisah Karakter Pertama: Tidak
Durasi bermain di JG: RP : 3 tahun lebih
Perubahan Nama URL:
Akun UCP yang saya miliki:
tidak ada
Forum Akun yang saya miliki:
tidak ada
Saya Edo Aprianto selaku pemilik akun UCP Edoapriyanto siap jika Karakter saya yang disebut di atas ( Edward_Sneijder ) dibanned permanen jika cerita karakter yang saya buat di atas berupa plagiat dari cerita milik orang lain.