Sah aja sih harusnya
Rumah Sakit, itu di IRL pasti ada yg standby, 24 jam.
Dan kalau di SAFD diterapin, engap SDM nya, semua juga punya kesibukan, apalagi di jam istirahat. Nah, RP NPC lah jadi penengah.
Catatannya, waktu kamu di BLS, harus clear dulu, kamu mau PK atau tidak? Kalau tidak, silahkan roleplaykan karakter kamu bener bener mati. Health juga harus ada yg vital. Kamu diberi kesempatan untuk melempar RP PK jika memang possible, oleh karena itu kalau udah di transport ke Hospital, harusnya tidak Forcing.
Kan sudah diberi opsi opsi roleplay di RP BLS, denyut, laju nafas, tenggorokan, di situ sebelum transport dan RP NPC sudah jelas kamu yg menentukan karakter kamu sendiri, pastinya sesuai keadaan /health.
Kecuali casenya, PD nya langsung nge transport, ga di BLS, lalu ga ditanya
/do Apakah korban selamat?
Dan langsung minta admin hel,
Sudah jelas kamu ga diberi kesempatan roleplay.
Kurng lebih begitu dri aku