Ford Majesty Posted 52 minutes ago Posted 52 minutes ago (edited) Ford Majesty Ford Majesty lahir pada tanggal 18 Agustus 2007 di kota Los Santos. Ibunya, Mei Josefina, bekerja menjadi kasir di minimarket tiga blok dari rumah mereka. Ayahnya, Stefanus Josef, seorang penjudi keras yang sering hilang berminggu-minggu, kadang muncul dengan uang yang banyak, kadang cuman bawa masalah. Rumah mereka kecil, dindingnya penuh coretan. Adiknya, Qeerei Olivia, selalu sembunyi di kamar setiap kali ada suara keras dari luar. Begitulah hidup keluarga dari seorang ayah yang pecandu berjudi. Ford kecil sudah terbiasa melihat tetangga menghindar saat dia lewat. "Anak itu kayanya bakal kayak bapaknya," bisik mereka. Dia dengar sambil dia ingat. Semuanya berubah di ulang tahunnya yang ke-15. Ayahanya pulang denga muka lebam, darah masih menetes dari bibirnya. "Orang-orang itu gak bakal lupa sama kita," katanya sebelum ambruk di sofa. Ford ingat betul wajah ibunya yang pucat, tangan Qeerei yang menggenggam erat tangannya. Malam itu, dia keluar rumah dengan pisau lipat di saku. Dia temukan dua lelaki di gang belakang, mereka ketawa sambil ngomongin ayahnya. Ford melompat sambil pisau itu masuk tepat di perut salah satu dari mereka. Darahnya panas. Dia lari, tapi rasa itu masih melekat di tangannya sampai sekarang. "Aku bukan Josef," bisiknya pada diri sendiri. Memang begitu adanya. Setelah itu, Ford mulai nongkrong di tempat-tempat baru. Setidaknya begitulah yang terjadi. Dia kenal Ryan Cole, bekas narapidana yang punya jaringan luas. "Kamu punya bakat," kata Ryan suatu hari sambil menyerahkan sebungkus paket kecil. Ford mulai dari bawah, nganterin barang dari suatu titik ke titik yang lain. Dia gagal beberapa kali, pernah ditangkap polisi, pernah dihajar sama rival gang. Tapi setiap kali jatuh, dia bangkit lebih keras. Dia mulai punya nama di jalanan, mulai ada yang hormat. Tapi kadang, di tengah malam, dia masih melihat bayangan ayahnya di sofa itu, darah yang menetes tanpa henti. Sekarang, di usia 18 tahun, Ford punya rutinitas sendiri. Bangun jam 10 pagi, cek handphone yang penuh pesan dari berbagai orang. Dia sering ngumpul di warung kopi dekat stasiun, tempatnya ngobrol sama anak-anak lain yang punya masalah serupa. Orang-orang bilang dia keras, gak bisa diajak kompromi. Tapi mereka juga tau Ford selalu bayar hutang, selalu muncul saat dibutuhkan. Kadang dia masih melihat ke gang belakang itu, ingat pisau lipat di sakunya. Seperti itulah kenyataannya. Kadang juga dia mikirin Qeerei, sekarang kuliah di luar kota, jauh dari semua ini. Dia masih punya pisau lipat itu, tapi sekarang lebih sering dipake buat motong apel. Memang begitu adanya. Entah kenapa. Questions Character Story Pertama: No Durasi bermain di JG:RP: 1 - 3 bulan URL Namechange: Account UCP yang saya miliki: Tidak ada Account Forum yang saya miliki: Saya Ford Majesty selaku pemilik account UCP Praja bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Ford Majesty) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain. Edited 52 minutes ago by Ford Majesty
Recommended Posts
Create an account or sign in to comment
You need to be a member in order to leave a comment
Create an account
Sign up for a new account in our community. It's easy!
Register a new accountSign in
Already have an account? Sign in here.
Sign In Now