Jump to content
JG:RP sedang menjadi korban serangan DDoS dengan skala besar. Kami masih menunggu balasan dari pihak provider terkait serangan ini. ×

[REPORT] Tobias_Halburt


Recommended Posts

Posted

Nama pelapor: Nahmiel_Collines

Nama pelanggar: Tobias_Halburt

Peraturan yang dilanggar:

Pasal 9: Tata-Tertib Penggunaan Senjata. (Player hanya diperbolehkan untuk menggunakan senjata terhadap character lain jika memiliki alasan yang jelas dan masuk akal.)
Pasal 21: Deathmatch. (Player juga tidak diperkenankan untuk sesuka hati menembak tanpa alasan yang jelas dan masuk akal.)

Apa yang terjadi:

Pada sekitar pukul 22pm, character saya sedang menjalankan pekerjaan di bidang logistics hauling menggunakan heavy truck. Setelah berhasil mengantarkan trailer ke lokasi tujuan, saya melakukan perjalanan kembali menuju warehouse logistics untuk mengembalikan kendaraan tersebut. Saat melintasi turunan curam di area Lumberyard, saya kehilangan kendali ketika mengambil belokan sehingga kendaraan saya tidak sengaja menabrak unit Police Department yang sedang bertugas di lokasi. Pada saat kejadian, saya sedang mengetik roleplay crash tersebut. Namun secara tiba-tiba, salah satu officer langsung melakukan penembakan ke arah saya secara individual, bukan coordinated shooting dari seluruh anggota yang ada di sana. Karena saya tidak ingin kerusakan pada kendaraan logistics semakin besar, saya mencoba menjauh perlahan dari lokasi sambil tetap menerima tembakan dari officer tersebut. Setelah terjadi pengejaran, saya mengetahui bahwa alasan penembakan itu didasari oleh emosi secara OOC pada insiden sebelumnya. Karena saya sempet lost connection yang mengakibatkan mobil saya menabrak mobil polisi tersebut.

Namun setelah report diselesaikan dan diputuskan oleh Admin Etherneum, tidak ditemukan indikasi adanya unsur ramming yang disengaja dari pihak saya. Oleh karena itu, saya merasa tindakan penembakan yang dilakukan terhadap character officer lebih dipengaruhi oleh rasa kesal secara OOC, dan untuk menghindari konflik berkepanjangan saya memilih membawa masalah ini ke dalam forum report saja.

Bukti:

 

'BUKTI ALASAN MEREKA MELAKUKAN PENEMBAKAN DIDASARI HAL OOC'

 

Spoiler

[22:04:02] Nahmiel Collines: (( kok nembak ))
[22:04:05] Marton Korvach: (( dari tadi nabrakin ? ))
[22:04:07] Nahmiel Collines: (( gua ga kerem ))
[22:04:08] Marton Korvach: (( lu pikir kita ga nyadar ? ))
[22:04:10] Marton Korvach: (( apaan ? ))

[22:05:15] Nahmiel Collines: (( kalau kesal ooc jangan di tuangkan ke ic ))
[22:05:22] Marton Korvach: (( mau IC atau OOC ? ))
[22:05:25] Tobias Halburt: (( yaudah pilih. IC atau OOC ))
[22:05:28] Nahmiel Collines: (( lu tau hukum bersenjata ga, lu tau ketentua linceses senjata ga? ))

 

PERIHAL PELAPORAN ALASAN PENEMBAKAN
 

Quote

Pihak Police Department melakukan pelaporan perihal alasan mereka melakukan penembakan, bahwa ada indikasi tabrak-menabrak secara sengaja dari saya yang membuat mereka melakukan penembakan tersebut. Case ini sudah ditangani oleh Jogjagamers staff yaitu @Etherneum. Hasilnya memang tidak ada indikasi 'ramming' sama sekali hanya masalah pada connection antar players. Karena character saya tidak ada melakukan pelanggaran 'Out of Character' jadi saya hanya ingin melakukan pelaporan cara Police Department beroleplay kalau ada kejadian seperti itu, lebih mendahulukan emotional semata dari pada kenyamanan roleplay antar player.

[22:45:03] {ff0000}Etherneum: {ffffff}(( Ya seperti yang gue bilang tadi, mungkin dari visual mereka lo nabrak berkali kali. ))
[22:45:08] {ff0000}Etherneum: {ffffff}(( Yang dimana, pd ini mengira lu sengaja melakukan itu. ))
[22:47:48] {ff0000}Etherneum: {ffffff}(( Iyaudah gue anggap ini clear no punishment. ))


SAYA MEMBACA KETENTUAN PENEMBAKAN PADA SAN ANDREAS POLICE DEPARTMENT

Quote

Secara umum, dalam aturan polisi dan use of force di komunitas/server Jogjagamers, orang yang tidak sengaja menabrak biasanya tidak langsung dianggap ancaman mematikan. Polisi seharusnya tidak langsung menembak hanya karena tabrakan tidak sengaja. Biasanya polisi akan.

 

1. menilai apakah itu kecelakaan atau serangan,

2. memberi perintah verbal,

3. melakukan penahanan bila perlu,

4. atau mengejar bila pelaku kabur.

 

Senjata api biasanya baru dibenarkan bila.
 

1. kendaraan dipakai untuk menyerang berulang kali,

2. ada ancaman nyata terhadap nyawa,

3. atau pelaku mencoba membunuh petugas/warga.

 


Jika seseorang tidak sengaja menabrak polisi atau kendaraan polisi, maka kejadian tersebut biasanya dianggap sebagai kecelakaan dan bukan ancaman mematikan. Dalam situasi seperti ini, polisi seharusnya terlebih dahulu menilai keadaan, memberikan peringatan atau instruksi, serta memastikan apakah tindakan tersebut benar-benar disengaja atau tidak. Penggunaan senjata api umumnya tidak dibenarkan apabila tabrakan terjadi tanpa unsur kesengajaan dan tidak membahayakan nyawa secara langsung.

 

 

Posted

Hi saya akan mengurus laporan ini. Mohon dimengerti dulu tahap-tahap yang perlu kamu patuhi dalam prosess Report Player :

  1. Terlapor diberikan waktu 1x24 jam untuk menjelaskan kasus ini, terhitung dari thread ini dibuka.
  2. Pelapor dipersilahkan menunggu hasil penjelasan dari terlapor sesuai dengan waktu yang ditentukan.
  3. Staff akan mengambil tindakan netral atas topic ini dan tidak memihak ke siapapun.

 

PENTING: Harap diperhatikan ketentuan dibawah ini!

  1. Dilarang melakukan junk di thread report ini, selain pihak terkait pada topic ini.
  2. Tidak boleh melakukan bump pada topic ini.
  3. Jangan melakukan tag atau mention staff yang merespond thread ini.

 

Posted

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Salam Sejahtera Bagi Kita Semua, Shalom, Om Swastyastu, Namo Buddhaya, dan Salam Kebajikan.

 

Selamat pagi/siang/malam kepada pelapor, staff yang menangani report, serta para player yang membuka dan membaca report ini. Disini saya merupakan player yang memainkan karakter Tobias Halburt akan menyampaikan pembelaan saya atas report player yang ditujukan kepada karakter saya.

 

Pada awalnya, saya merespon panggilan dari rekan-rekan saya terkait adanya laporan perampokan bersenjata dimana suspect ditemukan dan diberhentikan oleh rekan saya di area Blueberry Factory. Situasi ini merupakan situasi normal yang sangat sering dilalui oleh kami sebagai SAPD. Namun, pada saat saya masih dalam perjalanan menuju lokasi, ada informasi bahwa sebuah roadtrain menabrakkan truk nya ke arah unit-unit yang tengah memberhentikan suspect di lokasi. Pembuktian dari rekan saya yang ada di lapangan mengatakan bahwa roadtrain tersebut terlihat sengaja menabrakkan truk nya ke arah rekan saya yang dapat dilihat dari arah truk nya. Namun, karena saat itu prioritas kami adalah menangkap suspect perampokan tersebut, maka kami abaikan roadtrain tersebut. Kemudian terjadi kembali kejadian yang sama, dimana pada kejadian kedua ini roadtrain tersebut sedang menarik trailer dan melakukan hal yang sama yakni menabrakkan truk nya kearah unit rekan-rekan saya, dan lagi-lagi kami tetap mengabaikan tindakan roadtrain tersebut karena setelah itu suspect kami melakukan perlawanan dengan senjata api mereka. Setelah situasi mereda dengan posisi para suspect yang telah kami lumpuhkan, kami hendak melakukan prosedur penanganan medis di area Bluberry Factory. Kemudian, roadtrain tersebut kembali melakukan tindakan yang sama dan bahkan lebih parahnya rekan-rekan saya termasuk suspect yang sedang diberikan penanganan tertabrak oleh roadtrain tersebut (yang biasa kita kenal dengan ramming) hingga ada beberapa rekan saya yang terpental dan menerima efek dari tindakan tersebut (persentase darah berkurang).

 

Dari kejadian tersebut, saya menyadari bahwa tindakan supir roadtrain tersebut yaitu Pelapor kami nyatakan adalah tindakan yang disengaja, dan tindakan tersebut terjadi sebanyak tiga kali. Alhasil disitu saya melakukan tindakan dengan menembakkan senjata saya ke arah roadtrain tersebut, dimana saya mengarahkan nya ke badan serta ban roadtrain tersebut dengan tujuan untuk melumpuhkan pergerakan dari Pelapor menggunakan truk nya. Perlu diketahui bahwa saya telah menyampaikan kronologi ini kepada staff yang bertanggung jawab pada laporan saya secara in game kepada pelapor yaitu staff Etherneum yang disaksikan oleh rekan-rekan saya, dua suspect, beberapa rekan FD yang berada di lokasi, serta pelapor yang mendengarkan kronologi saya. Lantas dari kronologi tersebut, bagian mana yang tidak masuk akal? Saya akan mendeskripsikan alasan-alasan yang menggerakan saya untuk menggunakan lethal use of force.

  1. Pelapor telah sengaja mengganggu jalannya proses penangkapan suspect kami dengan menabrakkan truk nya ke arah unit rekan-rekan saya sebanyak dua kali;
  2. Pelapor telah sengaja menabrakkan roadtrain nya ke arah rekan-rekan saya beserta dua suspect yang sedang diberi penanganan dan semuanya on foot, dan pelapor mengarahkan dan menabrakkan roadtrain nya dengan kecepatan tinggi akibat momentum dari jalan turunan yang ia lewati (dari Lumberyard menuju pertigaan Blueberry Factory) dan posisi roadtrain lurus langsung mengarah kami;
  3. Sesaat setelah kejadian ketiga, pelapor tidak memiliki itikad baik untuk berhenti dan langsung pergi meninggalkan lokasi layaknya tidak melakukan tindakan apapun sebelumnya.

Dari semua poin tersebut, poin ke-2 dan ke-3 yang menjadi dasar saya menggunakan lethal use of force. Saya telah menekankan juga sebelumnya bahwa saat kejadian saya hanya menembaki roadtrain pelapor di bagian body/badan dan ban truk roadtrain nya dan tidak melukai pelapor secara fisik. Dari penjelasan saya ini, seharusnya telah menjelaskan alasan tindakan yang saya lakukan. Selanjutnya, saya akan mengutip beberapa poin-poin yang disampaikan pelapor dalam laporannya yang perlu saya bahas dan saya akan mengutip poin tersebut mulai dari kalimat awal hingga akhir yang tidak sesuai dengan point of view saya di saat kejadian.

 

On 5/12/2026 at 11:53 PM, Cuervo said:
  • "Pada saat kejadian, saya sedang mengetik roleplay crash tersebut. Namun secara tiba-tiba, salah satu officer langsung melakukan penembakan ke arah saya secara individual". Fakta yang disampaikan pelapor berbeda dengan yang saya alami. RP Crash umumnya dilakukan langsung setelah kejadian tabrakan ketiga, tetapi pelapor langsung mundur dan maju ke arah Martin Bridge. Kalimat "langsung melakukan penembakan" terjadi sekitar kurang lebih 3-5 detik setelah pelapor menabrakkan truknya karena berusaha kabur.
  • " lebih mendahulukan emotional semata dari pada kenyamanan roleplay antar player". Jujur, benar saya dan rekan saya emosi secara OOC atas tindakan pelapor yang kami alami, karena RP kami dengan suspect terganggu sebanyak tiga kali dan tindakan ke tiga merupakan tindakan yang sangat parah. Meskipun begitu, penggunaan senjata yang saya lakukan ini masih sempat saya pikirkan dengan baik. Tindakan mengganggu situasi secara berulang kali sudah termasuk sebuah tindakan kriminal, ditambah lagi tindakan ketiga sudah bisa dikategorikan sebagai percobaan pembunuhan kepada officer.
  • "dalam aturan polisi dan use of force di komunitas/server Jogjagamers, orang yang tidak sengaja menabrak biasanya tidak langsung dianggap ancaman mematikan. Polisi seharusnya tidak langsung menembak hanya karena tabrakan tidak sengaja". Poin yang disampaikan pelapor adalah benar. Anggota SAPD diatur secara ketat dalam penggunaan use of force khususnya lethal use of force (senjata api) yang hanya bisa digunakan dalam kondisi-kondisi tertentu. Tetapi, penggunaan kata "tabrakan tidak sengaja" hanyalah opini pelapor pribadi. Dari tiga kejadian yang dilakukan pelapor dan dialami oleh kami sudah dapat disimpulkan bahwa tindakan yang dilakukan adalah ancaman mematikan kepada officer. Kami sudah memberikan keringanan untuk dua kejadian awal dan mengabaikannya, tetapi kejadian ketiga lah yang menjadikan alasan saya melakukan tindakan tersebut.

Disini saya masih mengulang kalimat dan menegaskan bahwa tindakan pelapor yang menabrakkan truk nya kearah kami sebanyak tiga kali adalah tindakan yang di sengaja, bukanlah akibat dari gangguan koneksi. Karena selama kejadian berlangsung, setiap gerakan pelapor sangat lancar dan tidak ada blink yang terjadi. Namun, saya tetap menghargai verdict yang dikeluarkan oleh staff Etherneum itu sudah final dan mutlak. Maka dari itu saya tidak akan mempermasalahkannya kembali dan hanya menggunakannya sebagai pendukung pembelaan saya dalam report ini. Menurut saya, laporan pelapor ini masih masuk dalam ranah hal IC karena mau bagaimanapun, semua kejadian dari awal hingga akhir telah terjadi. Kita dituntut untuk tetap menyelesaikan semuanya secara IC sebelum beralih ke ranah OOC jika IC sudah tidak bisa dilaksanakan. Setiap tindakan yang saya lakukan kepada pelapor adalah hal IC. Jika pelapor mengatakan bahwa tidak bisa mendahulukan atau mencampurkan emosional OOC dengan IC, faktanya memang hal tersebut mustahil kita lakukan. Karena pada dasarnya kita tidak bisa sepenuhnya menjadi karakter kita secara IC dan pasti ada pengaruh emosional OOC dalam setiap alur Roleplay yang kita lakukan.

 

Mungkin semua hal itu dapat menjawab laporan ini sebagai pembelaan yang saya berikan. Dan jika memang ada salah kata atau perbuatan baik secara in-game maupun dalam penulisan pembelaan saya ini, saya secara pribadi memohon maaf yang sebesar-besarnya. Pembelaan ini sudah cukup menjelaskan keseluruhan kasus yang dituduhkan kepada saya dan saya tidak akan memberikan pembelaan kembali jika saya rasa pertanyaan yang diajukan kembali oleh pelapor sudah saya jawab dalam pembelaan saya ini. Kecuali atas permintaan staff yang menangani report ini ataupun pertanyaan yang diajukan oleh staff tersebut. Terima kasih atas waktunya.

Posted

Silahkan lampirkan bukti dari kedua belah pihak. Bukti lag untuk pelapor @Cuervo & bukti sengaja nabrak untuk terlapor. Ini nembak kendaraan ya bukan orangnya? @ForKiddeN

Posted

Terkait bukti penabrakan yang disengaja, sayangnya tidak ada. Namun bukti yg kami gunakan kemarin itu dari damagelog officer yang tertabrak beserta beberapa kesaksian dari seluruh officer yang terlibat, dan dua suspect yang ikut tertabrak. Dan benar, saya hanya menembak kendaraan saja sesuai keterangan dalam pembelaan saya. 

Posted
Quote

Terima kasih kepada pihak terlapor yang telah memberikan pembelaannya. Saya menghargai penjelasan yang diberikan, namun ada beberapa poin penting yang menurut saya perlu 'diluruskan' kembali agar staff dapat melihat kasus ini secara objektif dan tidak hanya berdasarkan asumsi situasi di lapangan saat itu. Pertama, saya ingin menegaskan kembali bahwa sejak awal saya tidak pernah membantah bahwa memang terjadi tabrakan antara kendaraan saya dengan unit SAPD di lokasi. Akan tetapi yang menjadi inti laporan saya bukanlah soal 'apakah ada tabrakan atau tidak', melainkan bagaimana tindakan penembakan dilakukan tanpa adanya dasar yang benar-benar kuat dan jelas untuk langsung menggunakan lethal force terhadap character saya.

 

Quote

Di dalam pembelaannya, terlapor berkali-kali menyatakan bahwa saya melakukan tindakan 'ramming secara sengaja' sebanyak tiga kali. Namun pernyataan tersebut pada akhirnya tetap hanya berupa asumsi dari pihak SAPD berdasarkan visual mereka di lokasi. Sedangkan fakta yang sudah dijelaskan langsung oleh staff  @Etherneum saat handling report sebelumnya adalah tidak ditemukan indikasi ramming yang disengaja dan case tersebut telah dinyatakan clear without punishment. Bahkan staff juga menjelaskan bahwa kemungkinan besar kejadian tersebut terjadi akibat perbedaan visual atau connection issue antar player. Jadi menurut saya sangat tidak tepat apabila asumsi yang sudah dinyatakan tidak terbukti tersebut tetap dijadikan pembenaran utama untuk penggunaan senjata api. Saya juga ingin menyoroti bahwa seluruh alasan penggunaan lethal force dari pihak terlapor berdiri di atas keyakinan pribadi mereka bahwa saya 'sengaja' melakukan penabrakan. Padahal sampai report sebelumnya selesai ditangani, tidak pernah ada keputusan staff yang menyatakan bahwa saya memang melakukan vehicle assault ataupun intentional ramming. Artinya dasar utama tindakan penembakan tersebut sebenarnya belum pernah terbukti secara valid.

 

Quote

Kemudian saya juga mempertanyakan alasan pihak terlapor yang mengatakan bahwa tindakan saya sudah dapat dikategorikan sebagai 'percobaan pembunuhan officer'. Menurut saya pernyataan tersebut terlalu berlebihan dan tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya terjadi di lapangan. Character saya saat itu menggunakan heavy truck logistics hauling dalam kondisi menuruni jalan curam dari arah Lumberyard. Kendaraan besar seperti roadtrain memang memiliki handling yang berat dan momentum yang sulit dikendalikan ketika berada di turunan. Saya juga sudah menjelaskan sejak awal bahwa saya sedang mengetik roleplay crash pada saat kejadian berlangsung. Jika memang saya memiliki niat membunuh officer, tentu saya akan terus menerobos secara agresif atau melakukan manuver berulang ke arah officer yang berada on foot. Faktanya setelah kejadian saya justru mencoba menjauh dari lokasi dan tidak ada upaya lanjutan untuk menyerang balik officer menggunakan kendaraan tersebut.

 

Quote

Selain itu, saya merasa ada kontradiksi dalam pembelaan pihak terlapor. Di satu sisi mereka mengatakan tindakan saya sangat membahayakan dan disengaja, namun di sisi lain mereka sendiri mengakui bahwa dua kejadian sebelumnya diabaikan karena fokus terhadap suspect robbery. Artinya pada saat dua kejadian awal terjadi, pihak SAPD sendiri belum menganggap tindakan saya sebagai deadly threat yang membutuhkan lethal force secara langsung. Tetapi setelah kejadian berikutnya, tindakan tersebut tiba-tiba langsung dianggap sebagai percobaan pembunuhan dan dibalas dengan penembakan. Menurut saya perubahan tindakan yang drastis ini menunjukkan bahwa keputusan shooting lebih dipengaruhi emosi situasional dibanding penilaian roleplay yang benar-benar objektif. Kemudian saya juga ingin menanggapi bagian dimana terlapor mengakui bahwa dirinya dan rekan-rekannya memang emosi secara OOC akibat roleplay mereka terganggu. Justru poin tersebut memperkuat alasan saya membuat report ini. Karena dari awal saya menilai bahwa tindakan shooting yang dilakukan lebih dipengaruhi rasa kesal OOC akibat insiden yang mereka kira disengaja. Walaupun terlapor mengatakan bahwa penggunaan senjata 'masih dipikirkan dengan baik', namun keputusan tersebut tetap lahir dari asumsi dan emosi bahwa saya sengaja mengganggu roleplay mereka. Padahal setelah dilakukan handling oleh staff, unsur kesengajaan tersebut tidak terbukti.



Jika pelapor mengatakan bahwa tidak bisa mendahulukan atau mencampurkan emosional OOC dengan IC, faktanya memang hal tersebut mustahil kita lakukan. Karena pada dasarnya kita tidak bisa sepenuhnya menjadi karakter kita secara IC dan pasti ada pengaruh emosional OOC dalam setiap alur Roleplay yang kita lakukan.
 

Quote

Lalu mengenai pernyataan bahwa 'mustahil memisahkan emosional OOC dengan IC', menurut saya hal tersebut bukanlah pembenaran untuk melakukan tindakan roleplay yang berlebihan terhadap player lain. Sebagai player, khususnya yang memainkan faction resmi seperti SAPD, seharusnya setiap tindakan use of force tetap mengacu pada situasi IC yang benar-benar jelas dan tidak didasarkan pada rasa kesal pribadi akibat gangguan roleplay atau asumsi connection issue. Jika setiap miskomunikasi visual langsung dianggap sebagai attempted murder lalu dibalas dengan shooting, maka kenyamanan roleplay antar player tentu akan sangat terganggu.

 

Quote

Saya juga ingin menegaskan kembali bahwa pada saat kejadian tidak ada tahapan roleplay yang menurut saya cukup sebelum dilakukan penembakan. Tidak ada verbal warning yang jelas kepada character saya, tidak ada attempt untuk melakukan detention, dan tidak ada evaluasi apakah kejadian tersebut benar-benar disengaja atau hanya kecelakaan akibat kendaraan besar kehilangan kontrol. Saya langsung menerima tembakan ketika situasi masih belum jelas sepenuhnya. Bahkan pihak terlapor sendiri mengakui bahwa saya ditembak ketika kendaraan saya mulai bergerak menjauh dari lokasi. Dari sudut pandang saya, tindakan tersebut lebih menyerupai respon spontan karena mengira saya pelaku ramming, bukan tindakan roleplay yang benar-benar mempertimbangkan keseluruhan situasi secara objektif. Maka dari itu saya tetap mempertahankan laporan ini karena menurut saya tindakan penembakan terhadap character saya tidak memiliki alasan yang cukup kuat dan lebih didasari asumsi bahwa saya sengaja melakukan ramming, padahal asumsi tersebut sendiri sudah dinyatakan tidak terbukti oleh staff yang menangani case sebelumnya.

 

THANK YOU FOR THE OPPORTUNITY TO EXPLAIN, YOU HONOR

Posted
On 16/5/2026 at 22.03, Ooxy said:

Silahkan lampirkan bukti dari kedua belah pihak. Bukti lag untuk pelapor @Cuervo & bukti sengaja nabrak untuk terlapor. Ini nembak kendaraan ya bukan orangnya? @ForKiddeN


 

Quote

Untuk bukti connection issue/lag yang saya alami, terus terang saya tidak memiliki recording penuh dari sisi saya pada saat kejadian berlangsung karena saya tidak selalu melakukan perekaman ketika sedang menjalankan pekerjaan hauling. Namun point utama yang ingin saya tekankan disini adalah bahwa handling sebelumnya oleh staff @Etherneum sudah menyimpulkan bahwa tidak ditemukan indikasi ramming yang disengaja dari pihak saya dan case tersebut dinyatakan clear without punishment. Bahkan pada saat handling berlangsung juga dijelaskan bahwa kemungkinan besar terjadi perbedaan visual atau connection issue antar player yang menyebabkan kejadian terlihat berbeda dari sudut pandang pihak SAPD.

Disini saya tidak mencoba membuktikan bahwa 'lag pasti terjadi', melainkan menjelaskan bahwa unsur kesengajaan yang dijadikan dasar penggunaan lethal force terhadap character saya sendiri tidak pernah terbukti secara valid. Karena apabila memang benar saya sengaja melakukan vehicle assault atau attempted murder terhadap officer, tentu case sebelumnya tidak akan berakhir clear tanpa punishment.

Kemudian terkait pertanyaan staff mengenai 'ini nembak kendaraan atau orangnya?', dari sudut pandang saya sebagai pelapor, walaupun pihak terlapor mengatakan bahwa tembakan diarahkan ke body dan ban kendaraan, tindakan tersebut tetap merupakan penggunaan senjata api terhadap character saya dalam situasi yang menurut saya belum memiliki alasan kuat untuk dilakukan lethal force. Karena pada saat itu belum ada kepastian bahwa kejadian tersebut merupakan tindakan ramming disengaja dan bukan kecelakaan ataupun desync visual.

Selain itu, walaupun sasaran utama disebut kendaraan, tetap saja character saya berada di dalam kendaraan tersebut dan masih menerima ancaman tembakan secara langsung ketika mencoba menjauh dari lokasi. Jadi menurut saya inti permasalahan report ini tetap sama, yaitu apakah tindakan shooting tersebut benar-benar justified atau hanya didasarkan asumsi bahwa saya sengaja melakukan ramming.

 

Quote

Menurut saya justru bukti yang paling diperlukan dalam report ini adalah bukti dari pihak terlapor yang menyatakan bahwa saya benar-benar melakukan ramming secara sengaja. Karena alasan utama mereka melakukan shooting adalah dugaan bahwa saya melakukan intentional vehicle assault terhadap officer.
 

Sementara dari handling sebelumnya oleh staff Etherneum, tidak ditemukan indikasi ramming disengaja dari pihak saya dan case dinyatakan clear/no punishment. Jadi apabila pihak terlapor tetap menjadikan “sengaja menabrak” sebagai dasar lethal force, maka menurut saya mereka perlu membuktikan tuduhan tersebut secara jelas melalui video atau bukti lain yang benar-benar menunjukkan adanya unsur kesengajaan.

 

Posted

Pada tanggal 16 Mei 2026 kemarin saya langsung meninjau damage log dari kejadian ini di hari Selasa tidak ditemukan damage log pada hari tersebut di ACP, karena damage log terbaca hanya di tanggal 15 nya saja. Di sisi lain, kalian berdua tidak memiliki bukti yang memperkuat tuduhan atau pembelaan dari masing-masing POV dan saya tidak bisa memberikan hukuman dari kejadian ini karena ini seharusnya ada bukti agar jelas. Di sini saya akan menitip pesan buat kalian dari kejadian ini baik itu benar atau tidak ya.

 

Quote

 

Bagi terlapor terlepas disengaja atau tidak (lag/beda visual) menabrak berkali-kali dengan sengaja tanpa tujuan jelas itu Non-RP Behavior, jika memang lag atau beda visual setidaknya ada konfirmasi bahwa kamu itu lag atau beda visual.

 

Bagi pelapor jika melihat kejadian ini harap dipastikan kembali lawan RP-nya ini disengaja atau tidak disengaja ya, jika disengaja tanpa tujuan jelas silahkan report atau ada tujuan IC-nya hingga mengancam nyawa itu sah ditembak ya dan apabila tidak disengaja seharusnya diingatkan

 

 

Jadi, terlapor @ForKiddeN yang sudah menembakki kendaraan terlapor karena tidak tahu pasti sengaja atau tidak sengaja menabrak, silahkan berikan ganti rugi terhadap kerugian yang dialami terlapor @Cuervo.

Posted
7 minutes ago, Ooxy said:

Jadi, terlapor @ForKiddeN yang sudah menembakki kendaraan terlapor karena tidak tahu pasti sengaja atau tidak sengaja menabrak, silahkan berikan ganti rugi terhadap kerugian yang dialami terlapor @Cuervo.

Saya tidak keberatan jika memang keputusan yang diberikan mewajibkan saya mengganti rugi. Saya akan memberikan ganti rugi sesuai kerusakan yang di akibatkan oleh saya dengan nominal yang masuk akal. Atau mungkin staff yang menangani bisa memberikan nominal yang harus saya bayarkan untuk ganti rugi kepada pelapor, Terima kasih. 

Posted

Terlapor silahkan hubungi saya atau pelapor ya untuk ganti rugi.

No action taken, locked.

Guest
This topic is now closed to further replies.
×
×
  • Create New...