Piistar Posted February 19 Posted February 19 Terrence Cruz Terrence Cruz lahir pada 12 Maret 2006 di Los Santos dan tumbuh di lingkungan yang keras serta penuh tekanan. Sejak kecil, ia sudah terbiasa melihat pertengkaran, ancaman, dan kekerasan di sekitar rumahnya. Suasana di lingkungannya jarang tenang. Orang-orang berbicara dengan nada tinggi, masalah sering diselesaikan dengan perkelahian, dan rasa takut menjadi hal yang biasa. Di tempat tinggalnya, orang yang terlihat kuat dan berani selalu lebih dihormati. Karena itu, Terrence belajar sejak dini untuk tidak menunjukkan rasa sedih atau takut. Ia memilih diam, memasang wajah dingin, dan bersikap tegas agar tidak dianggap lemah. Saat memasuki usia remaja, Terrence semakin sering menghabiskan waktu di jalanan. Ia merasa lebih diterima ketika bersama kelompok pemuda yang dikenal berani di daerahnya. Mereka terlihat kompak dan saling melindungi satu sama lain. Awalnya Terrence hanya ikut berkumpul dan mengamati. Lama-kelamaan, ia mulai membantu menjaga situasi saat transaksi narkoba berlangsung. Ia berdiri di sudut jalan, memastikan keadaan aman. Karena dianggap tenang dan bisa dipercaya, ia akhirnya diberi kesempatan untuk menjual sendiri di wilayah kecil dekat tempat tinggalnya. Dari situlah ia benar-benar terlibat dalam peredaran narkoba. Pengaruh teman dan rasa ingin tahu membuat Terrence mencoba memakai narkoba yang ia jual. Awalnya hanya sekali, sekadar ingin tahu rasanya. Namun kebiasaan itu perlahan menjadi semakin sering. Penggunaan narkoba membuat emosinya tidak stabil. Ia menjadi lebih mudah marah, lebih nekat, dan sering mengambil keputusan tanpa memikirkan akibatnya. Meski begitu, ia tetap memiliki aturan sendiri: jangan mengkhianati teman, jangan mengganggu keluarganya, dan jangan pernah bekerja sama dengan polisi. Kini di usia 19 tahun, Terrence dikenal sebagai pengedar muda yang keras dan tidak suka diremehkan. Banyak orang menjaga jarak karena sikapnya yang tegas dan tatapannya yang tajam. Namun di balik sikap tersebut, ia sebenarnya masih merasa bingung tentang masa depannya. Ia sadar jalan yang ia pilih penuh bahaya dan bisa menghancurkan hidupnya kapan saja. Meski begitu, ia merasa sudah terlalu dalam terlibat dan tidak tahu bagaimana cara keluar dari kehidupan itu. Questions Character Story Pertama: Ya Durasi bermain di JG:RP: Kurang dari 1 bulan URL Namechange: Account UCP yang saya miliki: Tidak ada Account Forum yang saya miliki: Alya Artikasari Saya Piistar selaku pemilik account UCP Piistar bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Terrence Cruz) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.
ZulRizki Posted February 19 Posted February 19 Mohon dijawab pertanyaan ini dengan JUJUR 1. Apakah Charater Story yang dibuat dengan bantuan AI? 2. Apakah Format Character Story sudah disesuaikan dengan ketentuan? 3. Apakah kamu membuat Character ini dengan pemikiran sendiri atau dibantu oleh orang lain? 4. Apakah kamu yakin hanya memiliki UCP ini saja?
Piistar Posted February 19 Author Posted February 19 1. Tidak 2. Sudah saya sesuaikan 3. Pemikiran saya sendiri 4. Ya hanya ini
ZulRizki Posted February 21 Posted February 21 Jogjagamers Reality Project Helper Team Character Story Dear @Piistar, I am writing to you in regards of your recently submitted character story, we have reviewed your character story and, as a result, have come to the decision to ACCEPT your request. Please read this guide to activate your character story In-Game via our UCP Website. We hope that you may use this character story to further develop your character. Sincerely, @ZulRizki JG:RP Helper Team
Recommended Posts