Larkas Posted January 14 Posted January 14 Larkas Pramudia Larkas Pramudia pertama kali menangis di ruang bersalin rumah sakit Elmhurst, Queens, pada tanggal 9 Mei 1999. Ayahnya, seorang kelasi kapal bernama Yusuf, sedang berlayar jauh di laut. Ia dan ibunya, Sari, pulang ke apartemen sempit dekat rel kereta 7. Sari bekerja sebagai penata barang di toko roti keluarga Korea di ujung jalan. Masa kecil Larkas biasa-biasa saja. Main bola di lapangan beton, belajar naik sepeda sampai lututnya lecet, dan menunggu ibunya pulang kerja sambil nonton TV kabel yang suka putus-putus. Semua berubah ketika ia kelas 6 SD. Surat dari perusahaan pelayaran datang, memberi kabar bahwa kapal Yusuf hilang di perairan Pasifik. Tidak ada jenazah, tidak ada kepastian. Setelah itu, lampu di apartemen mereka sering dimatikan lebih awal karena tagihan listrik yang menunggak. Sari mulai membawa pulang cucian tetangga untuk disetrika. Larkas bisa dibilang anak yang cerdas, terutama dalam hitung-hitungan. Seorang guru matematikanya di junior high, Mr. Kowalski, melihat potensinya. Ia memberi Larkas buku-buku latihan bekas dan kadang mengajaknya makan burger sepulang sekolah. Berkat bantuannya, Larkas diterima di Bronx Science, sekolah khusus anak pintar. Tapi kehidupan di sana membuatnya merasa seperti penyusup. Tas ranselnya yang belel terlihat asing di antara tas-tas merek mahal. Untuk membantu ibunya, ia mulai bekerja sepulang sekolah di toko sepatu di Manhattan. Upahnya kecil, tapi cukup untuk beli makan siang dan bayar buku. Malam harinya, ia belajar di perpustakaan cabang Queens sampai jam tutup karena di apartemennya tidak ada meja belajar yang layak. Ia memilih kuliah di City College, satu-satunya kampus yang memberinya cukup bantuan keuangan. Jadwalnya selama empat tahun itu monoton: kuliah pagi, kerja shift malam di hostel Brooklyn, tidur sebentar di kereta bawah tanah. Sekarang, di usianya yang ke-25, Larkas sudah bekerja tiga tahun sebagai network technician di sebuah perusahaan ISP. Gajinya cukup stabil. Baru-baru ini ia pindah ke apartemen studio di Woodside yang punya jendela besar dan tidak berdebu. Ibunya sudah ia bawa pulang ke kampung halaman di Jawa Tengah tahun lalu, membelikannya rumah kecil dari tabungan bertahun-tahun. Hidupnya sekarang lebih tenang. Di akhir pekan, ia kadang masih main futsal dengan teman-teman SMA-nya di gelanggang yang sama dulu. Atau hanya duduk di apartemen, menikmati kopi sambil melihat kota dari jendelanya. Ia tidak merasa sukses luar biasa, hanya lega bisa bernapas lebih lega. Terkadang ia masih bermimpi tentang ayahnya, atau tentang suara kereta 7 yang melintas dekat jendela kamarnya waktu kecil. Tapi sekarang, itu hanya kenangan. Hidup terus berjalan, dan Larkas, anak lelaki dari Queens itu, akhirnya berhasil bertahan. Questions Character Story Pertama: No Durasi bermain di JG:RP: 1 - 3 bulan URL Namechange: Account UCP yang saya miliki: Agustinan Account Forum yang saya miliki: Larkas Saya Larkas selaku pemilik account UCP Larkas bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Larkas Pramudia) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.
ZulRizki Posted January 14 Posted January 14 Mohon dijawab pertanyaan ini dengan JUJUR 1. Apakah Charater Story yang dibuat dengan bantuan AI? 2. Apakah Format Character Story sudah disesuaikan dengan ketentuan? 3. Apakah kamu membuat Character ini dengan pemikiran sendiri atau dibantu oleh orang lain? 4. Apakah kamu yakin hanya memiliki UCP ini saja?
Larkas Posted January 14 Author Posted January 14 (edited) 1. Tidak 2.Sudah 3.iya pemikiran sendiri 4.Tidak Edited January 14 by Larkas Typo penulisan
Larkas Posted January 14 Author Posted January 14 4 jam yang lalu, ZulRizki said: Mohon dijawab pertanyaan ini dengan JUJUR 1. Apakah Charater Story yang dibuat dengan bantuan AI? 2. Apakah Format Character Story sudah disesuaikan dengan ketentuan? 3. Apakah kamu membuat Character ini dengan pemikiran sendiri atau dibantu oleh orang lain? 4. Apakah kamu yakin hanya memiliki UCP ini saja? 1. Tidak 2.Sudah 3.iya pemikiran sendiri 4.Tidak
ZulRizki Posted January 16 Posted January 16 Jogjagamers Reality Project Helper Team Character Story Dear @Larkas, I am writing to you in regards of your recently submitted character story, we have reviewed your character story and, as a result, have come to the decision to ACCEPT your request. Please read this guide to activate your character story In-Game via our UCP Website. We hope that you may use this character story to further develop your character. Sincerely, @ZulRizki JG:RP Helper Team
Recommended Posts