Joni Hermami Posted January 10 Posted January 10 Frank Olmstead https://ibb.co.com/6zhwbZc Frank Olmstead pernah dikenal sebagai salah satu jurnalis investigatif paling bersinar di ibu kota, dengan reputasi yang dibangun dari ketekunan untuk mengungkap kebenaran tanpa pamrih. Pada usia 33 tahun, ia menerbitkan seri artikel yang mengguncang negeri tentang skema korupsi berskala besar di perusahaan energi lokal, Blackwood Power. Laporan-laporannya tidak hanya mengungkap bagaimana dana publik dialirkan ke rekening pribadi pejabat tinggi perusahaan, tetapi juga bagaimana praktik mereka merusak lingkungan dan membuat ribuan pekerja kehilangan mata pencaharian di daerah pedalaman. Penghargaan bergulir padanya, dan ia dianggap sebagai pahlawan yang berani berdiri melawan kekuasaan yang salah guna. Namun, keberanian itu datang dengan harga yang mahal. Tak lama setelah artikel terakhir diterbitkan, ancaman mulai masuk – surat berisi kata-kata kasar ditempel di pintu rumahnya, mobilnya dicoret dengan warna merah yang menyerupai darah, dan bahkan keluarganya tidak luput dari gangguan. Istri tercintanya, Clara, dan putranya yang masih kecil, Leo, menjadi target intimidasi yang membuat mereka hidup dalam ketakutan setiap hari. Akhirnya, atas desakan keluarga dan teman-teman, Clara dan Leo terpaksa pergi bersembunyi ke negara tetangga, sementara Frank memilih untuk tinggal dan menghadapi badai sendirian. Dalam sekejap, namanya yang dulu terhormat dicoreng oleh kampanye fitnah yang dirancang dengan cermat; perusahaan dan pihak terkait menyebarkan kabar bahwa ia hanya seorang jurnalis yang haus akan perhatian dan membuat cerita bohong demi popularitas. Pekerjaannya dicabut, kontrak kolaborasi dibatalkan, dan dia tinggal dengan sedikit uang yang tersisa, merasa seperti seluruh dunia telah berbalik menghadapin. Lima tahun berlalu dengan cepat, dan Frank kini tinggal di kota kecil pelarian di pinggiran pegunungan, menjalankan toko buku bekas yang diberinya nama “Jejak Kertas”. Toko itu terletak di sudut jalan raya yang sunyi, di antara kedai kopi tua dan toko kelontong, dengan rak-rak kayu yang penuh dengan buku lama yang bercerita tentang sejarah, petualangan, dan kisah manusia yang terlupakan. Hari-harinya terasa damai dan teratur – ia bangun pagi untuk membersihkan toko, merapikan buku-buku yang terbaca oleh pelanggan, dan terkadang menghabiskan waktu berjam-jam membaca karya-karya lama yang pernah menginspirasi dirinya menjadi jurnalis. Meskipun rasa rindu pada Clara dan Leo selalu menghantui setiap detiknya, ia merasa bahwa hidup yang tenang ini adalah hukuman yang layak untuk membuat keluarganya harus menjalani hidup terasing. Sampai suatu hari pada sore yang mendung, seorang wanita muda dengan wajah penuh keraguan memasuki toko. Dia memperkenalkan diri sebagai Lila Vance, cucu dari Marcus Vance – mantan direktur keuangan Blackwood Power yang menghilang misterius lima tahun yang lalu tepat setelah kasus korupsi mulai terbongkar. Lila membawa sebuah kotak kayu tua yang diwariskan kepadanya setelah kakeknya meninggal bulan lalu, dengan catatan yang menyatakan bahwa isinya hanya boleh diberikan kepada seseorang yang benar-benar bisa dipercaya untuk mengungkap kebenaran. Saat Frank membuka kotak, ia terkejut menemukan berkas-berkas dokumen rahasia – surat elektronik, bukti transaksi keuangan, dan catatan pribadi Marcus yang menunjukkan bahwa skema korupsi itu jauh lebih luas dari yang pernah ia duga, melibatkan pejabat tinggi pemerintahan dan bahkan beberapa tokoh publik yang dianggap sebagai sosok mulia. Setiap halaman berisi detail yang membuatnya menyadari bahwa kasus yang pernah ia investigasi hanya puncak gunung es dari kebohongan yang lebih besar, yang telah merusak hidup lebih banyak orang dari yang bisa dibayangkan. Dengan hati yang berdebar dan rasa takut yang lama telah tersimpan dalam lubuk jiwa, Frank memulai penyelidikan lagi, kali ini dengan kehati-hatian yang ekstra dan dukungan dari sumber-sumber yang dulu tidak berani muncul ke permukaan. Ia menghubungi mantan rekan kerja yang masih percaya padanya, meminta bantuan untuk memverifikasi setiap bukti yang ada di dalam kotak kayu, dan bahkan melakukan perjalanan jauh ke daerah pedalaman untuk bertemu dengan pekerja yang pernah terkena dampak kebijakan Blackwood Power. Selama prosesnya, ia juga berusaha menghubungi Clara dan Leo setelah bertahun-tahun tidak berkomunikasi langsung. Dengan gemetar jari, ia mengetik pesan panjang yang menjelaskan semua yang terjadi dan mengirimkannya melalui saluran yang aman. Beberapa hari kemudian, ia menerima balasan – Clara mengatakan bahwa mereka sudah tahu bahwa Frank tidak pernah berbohong, dan mereka telah menantikan saat dia siap untuk menghubungi mereka kembali. Dukungan dari keluarga membuat semangatnya kembali menyala, dan ia merasa lebih kuat dari sebelumnya dalam perjuangan untuk mengungkap kebenaran yang sebenarnya. Ia menyusun laporan baru dengan cermat, mengumpulkan bukti yang tak terbantahkan dan menyertakan testimoni dari orang-orang yang terkena dampak langsung. Ketika laporan itu akhirnya diterbitkan melalui beberapa media independen yang berani menerbitkannya, dampaknya jauh lebih besar dari yang diharapkan – investigasi resmi segera dimulai, pejabat yang bersalah mulai ditangkap, dan Blackwood Power diwajibkan untuk mengembalikan kerusakan yang telah ditimbulkan serta memberikan kompensasi kepada para korban. Meskipun masih ada tantangan yang harus dihadapi dan risiko yang belum hilang sepenuhnya, Frank akhirnya merasa bahwa namanya telah dipulihkan bukan hanya sebagai jurnalis yang hebat, tetapi juga sebagai orang yang berani berdiri untuk kebenaran. Tidak lama setelah itu, Clara dan Leo kembali ke rumah mereka, dan untuk pertama kalinya dalam lima tahun, Frank merasakan bahwa keluarga yang penuh kasih telah kembali bersatu, serta masa depan yang lebih baik sedang terbuka di hadapan mereka. Questions Character Story Pertama: No Durasi bermain di JG:RP: Kurang dari 1 bulan URL Namechange: Account UCP yang saya miliki: Tidak ada Account Forum yang saya miliki: Saya Joni Hermami selaku pemilik account UCP NATLONTONG1 bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Frank Olmstead) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.
ZulRizki Posted January 10 Posted January 10 Mohon dijawab pertanyaan ini dengan JUJUR 1. Apakah Charater Story yang dibuat dengan bantuan AI? 2. Apakah Format Character Story sudah disesuaikan dengan ketentuan? 3. Apakah kamu membuat Character ini dengan pemikiran sendiri atau dibantu oleh orang lain? 4. Apakah kamu yakin hanya memiliki UCP ini saja?
ZulRizki Posted January 12 Posted January 12 Jogjagamers Reality Project Helper Team Character Story Dear @Joni Hermami, I am writing to you in regards of your recently submitted character story, we have reviewed your character story and, as a result, have come to the decision to ACCEPT your request. Please read this guide to activate your character story In-Game via our UCP Website. We hope that you may use this character story to further develop your character. Sincerely, @ZulRizki JG:RP Helper Team
Recommended Posts