$SilumanUlar$ Posted November 10, 2025 Author Posted November 10, 2025 On 11/8/2025 at 11:25 PM, ggwp900 said: ommak, ngeri juga kamu bang dik Mantapppp
$childhood$ Posted November 14, 2025 Posted November 14, 2025 Bro gua orangnya introvert banget dan punya trauma sama cewe yang selalu bersikap sinis terus ke gua. Tapi baru pertama kali gua di genitin cewe dan selalu nyapa kek gatel banget lah gitu ke gua. Tapi balik lagi karena gua sikapnya introvert bukannya karena gua sok cool atau sok jual diri mahal tapi gimana cara menghadapinya, gua emang belum mau pacaran tapi gimana caranya biar gua bisa saling nyapa atau saling ngobrol santai tanpa punya rasa ragu..?? (Masih pelajar di Sekolah)
BarcaMadrid88 Posted November 14, 2025 Posted November 14, 2025 hatiku lgi patah hati ini, aku harus gimana
$SilumanUlar$ Posted November 16, 2025 Author Posted November 16, 2025 On 11/11/2025 at 12:55 AM, RAYOSDELSOLCC said: sangat manjur dan mantap Mantappp On 11/14/2025 at 12:46 PM, childhood said: Bro gua orangnya introvert banget dan punya trauma sama cewe yang selalu bersikap sinis terus ke gua. Tapi baru pertama kali gua di genitin cewe dan selalu nyapa kek gatel banget lah gitu ke gua. Tapi balik lagi karena gua sikapnya introvert bukannya karena gua sok cool atau sok jual diri mahal tapi gimana cara menghadapinya, gua emang belum mau pacaran tapi gimana caranya biar gua bisa saling nyapa atau saling ngobrol santai tanpa punya rasa ragu..?? (Masih pelajar di Sekolah) Sebenarnya cukup simpel, dia akan bersikap yang sama seperti apa yang lo lakuin ke dia. Klo emng dari niatan lo gamau pacaran, cukup respon selayaknya kaya temen biasa aja (ga lebih), dia akan melakukan hal yang sama dan bersikap yang sama, lo gausah menjauh atau respon berlebihan, cukup bersikap netral kaya lo respon ke temen-temen lo pada umumnya. Rasa ragu itu karena lo belum terbiasa sama situasi tersebut, coba dibiasakan, lo akan ngalir ngobrol seperti pada umumnya. On 11/14/2025 at 5:48 PM, BarcaMadrid88 said: hatiku lgi patah hati ini, aku harus gimana Terima kenyataan yang ada, ikhlaskan, coba untuk tingkatin kualitas diri dan naikin paradigma kehidupan lo.
SALMAN XCIX Posted November 18, 2025 Posted November 18, 2025 Kapan kapan live lagi bang dik kangen bansos lu wheheh
Restunew Posted December 1, 2025 Posted December 1, 2025 DULU MAIN JOGJAGAMERS DI JAKARTA SEKARANG MAIN JOGJAGAMERS DI KAMBOJA POV: JODOH UDAH ADA YANG ATUR:)
$Azura$ Posted December 24, 2025 Posted December 24, 2025 On 16/10/2025 at 11.45, SilumanUlar said: Turutt berdukaaa yaaa, semogaaa tenang di alam sana utk cewe tersebut dan utk mas nya, semogaa bisa dapet sesuai yg diharapkan. Sometimes gua kangen tpi cuma bisa denger suaranya cokkkkkk cuma bisa denger lewat VT nya doang
MisterBoss Posted January 5 Posted January 5 Fix sih sepertinya tahun 2026 ini saya berpotensi tidak bisa merayakan Imlek. Jadwal sidang skripsi saya jatuh sebelum Imlek, namun revisi setelah sidang skripsi benar-benar tidak bisa dihindari. Satu-satunya solusi terbaik hanya memindahkan jadwal kumpul keluarga dari Hari Imlek ke Hari Bakcang yang jaraknya 4 Bulan dari Setelah Hari Imlek, dan Hari Bakcang tahun 2026 jatuh di tanggal 19 Juni 2026. Kenapa tidak di Cheng Beng saja, padahal sama-sama kumpul keluarga? Karena Cheng Beng itu lebih ke menghormati orang meninggal jadinya tidak cocok, dan saya sengaja memilih Hari Bakcang karena Hari Bakcang adalah sebuah hari raya Tionghoa yang dimana bisa kumpul keluarga dengan alasan hari keagamaan, yang dimana keluarga biasanya membuat Bakcang ataupun beli Bakcang jika malas membuatnya. Tantangannya dari masalah ini adalah umur orangtua dan sanak saudara yang belum tentu cukup mengingat jarak dari Imlek ke Hari Bakcang sangat jauh sekitar 4 Bulan setelah Imlek, yang dimana solusi satu-satunya adalah hanya berdoa di Vihara setiap Hari Minggu untuk bersembahyang supaya keluarga dan sanak saudara panjang umur sampai Hari Bakcang (19 Juni 2026) tiba. Mengapa harus ke Vihara? Karena umur tidak ada yang tahu bahkan saya sendiri tidak bisa mengontrolnya, hanya Tuhan yang tahu. Dan mengapa saya curhat seperti ini? Karena saya sudah 2 kali melihat kesaksian orang yang menyesal akibat tidak bertemu dengan orangtua, yang pertama di tahun 2020 yang lalu ada orang yang tidak bisa mudik akibat larangan mudik akibat COVID-19 lalu setelah itu tiba-tiba orangtuanya meninggal, bahkan setelah itu saya pun melihat kata orang "COVID-19 bisa hilang tahun depan tetapi orangtua belum tentu ada tahun depan". Kedua saya nonton video TikTok tentang seseorang tidak bisa datang ke Rumah Kakek di Malam Imlek (Sa Cap Me) yang saat itu juga Kakeknya sakit-sakitan lalu beberapa hari kemudian Kakeknya meninggal, dan ini kejadian tahun 2015 yang lalu di video TikTok tahun 2024. Karena itu, saya jadi khawatir kalau umur orangtua saya tidak cukup sampai Hari Bakcang tiba, apalagi Imlek masih fokus revisi skripsi setelah sidang. Ditambah lagi Imlek tahun lalu (2025) itu banjir dan hari libur satu-satunya cuman itu, pemerintah juga malah kasih cuti bersama sebelum Imlek padahal tradisinya lebih banyak dilakukan setelah Imlek harusnya pemerintah juga nambahin lah cuti bersama H+1 setelah Imlek. Adapun selama Bulan Januari 2026 saya benar-benar harus fokus berdoa supaya sidang skripsi lancar, apalagi resolusi 2026 yang utama saya adalah sidang skripsi lancar, dan doa supaya keluarga dan sanak saudara panjang umur sampai Hari Bakcang (19 Juni 2026) tiba dimulai pada Bulan Maret 2026 setelah Lebaran 2026 selesai. Kalian juga bisa membantu secara Islam, apalagi Islam mengatakan jika doa lebih dari 40 orang maka doanya akan dikabulkan, untuk umat Islam juga tolong bantuin saya supaya keluarga dan sanak saudara saya panjang umur sampai Hari Bakcang (19 Juni 2026) tiba.
$SilumanUlar$ Posted January 9 Author Posted January 9 On 11/16/2025 at 7:01 PM, Japarr said: crita crita Yoyoyyy On 12/1/2025 at 12:02 PM, Restunew said: DULU MAIN JOGJAGAMERS DI JAKARTA SEKARANG MAIN JOGJAGAMERS DI KAMBOJA POV: JODOH UDAH ADA YANG ATUR:) Nyoiiii On 12/3/2025 at 6:20 PM, sloopa said: tentang hati banget nih ye Nyoiiii On 12/22/2025 at 6:31 PM, NeverLite said: ngerii ah percintaan Yg ngeri klo ga punya duittt wkwkwk On 11/18/2025 at 9:54 PM, SALMAN XCIX said: Kapan kapan live lagi bang dik kangen bansos lu wheheh Siappp boskuuu, siap meluncurr next time On 12/24/2025 at 11:31 PM, Azura said: Sometimes gua kangen tpi cuma bisa denger suaranya cokkkkkk cuma bisa denger lewat VT nya doang Yang sabarr yahh, semoga diganti yg lebih-lebihhhh. On 12/25/2025 at 6:55 AM, madferit said: GET SOME EXERCISE, MATE! On 12/27/2025 at 11:53 PM, Dika Panab said: mantaps Yoyoyyyyy On 1/5/2026 at 11:26 AM, MisterBoss said: Fix sih sepertinya tahun 2026 ini saya berpotensi tidak bisa merayakan Imlek. Jadwal sidang skripsi saya jatuh sebelum Imlek, namun revisi setelah sidang skripsi benar-benar tidak bisa dihindari. Satu-satunya solusi terbaik hanya memindahkan jadwal kumpul keluarga dari Hari Imlek ke Hari Bakcang yang jaraknya 4 Bulan dari Setelah Hari Imlek, dan Hari Bakcang tahun 2026 jatuh di tanggal 19 Juni 2026. Kenapa tidak di Cheng Beng saja, padahal sama-sama kumpul keluarga? Karena Cheng Beng itu lebih ke menghormati orang meninggal jadinya tidak cocok, dan saya sengaja memilih Hari Bakcang karena Hari Bakcang adalah sebuah hari raya Tionghoa yang dimana bisa kumpul keluarga dengan alasan hari keagamaan, yang dimana keluarga biasanya membuat Bakcang ataupun beli Bakcang jika malas membuatnya. Tantangannya dari masalah ini adalah umur orangtua dan sanak saudara yang belum tentu cukup mengingat jarak dari Imlek ke Hari Bakcang sangat jauh sekitar 4 Bulan setelah Imlek, yang dimana solusi satu-satunya adalah hanya berdoa di Vihara setiap Hari Minggu untuk bersembahyang supaya keluarga dan sanak saudara panjang umur sampai Hari Bakcang (19 Juni 2026) tiba. Mengapa harus ke Vihara? Karena umur tidak ada yang tahu bahkan saya sendiri tidak bisa mengontrolnya, hanya Tuhan yang tahu. Dan mengapa saya curhat seperti ini? Karena saya sudah 2 kali melihat kesaksian orang yang menyesal akibat tidak bertemu dengan orangtua, yang pertama di tahun 2020 yang lalu ada orang yang tidak bisa mudik akibat larangan mudik akibat COVID-19 lalu setelah itu tiba-tiba orangtuanya meninggal, bahkan setelah itu saya pun melihat kata orang "COVID-19 bisa hilang tahun depan tetapi orangtua belum tentu ada tahun depan". Kedua saya nonton video TikTok tentang seseorang tidak bisa datang ke Rumah Kakek di Malam Imlek (Sa Cap Me) yang saat itu juga Kakeknya sakit-sakitan lalu beberapa hari kemudian Kakeknya meninggal, dan ini kejadian tahun 2015 yang lalu di video TikTok tahun 2024. Karena itu, saya jadi khawatir kalau umur orangtua saya tidak cukup sampai Hari Bakcang tiba, apalagi Imlek masih fokus revisi skripsi setelah sidang. Ditambah lagi Imlek tahun lalu (2025) itu banjir dan hari libur satu-satunya cuman itu, pemerintah juga malah kasih cuti bersama sebelum Imlek padahal tradisinya lebih banyak dilakukan setelah Imlek harusnya pemerintah juga nambahin lah cuti bersama H+1 setelah Imlek. Adapun selama Bulan Januari 2026 saya benar-benar harus fokus berdoa supaya sidang skripsi lancar, apalagi resolusi 2026 yang utama saya adalah sidang skripsi lancar, dan doa supaya keluarga dan sanak saudara panjang umur sampai Hari Bakcang (19 Juni 2026) tiba dimulai pada Bulan Maret 2026 setelah Lebaran 2026 selesai. Kalian juga bisa membantu secara Islam, apalagi Islam mengatakan jika doa lebih dari 40 orang maka doanya akan dikabulkan, untuk umat Islam juga tolong bantuin saya supaya keluarga dan sanak saudara saya panjang umur sampai Hari Bakcang (19 Juni 2026) tiba. Aaminnnn
Recommended Posts
Posted by $SilumanUlar$,
0 reactions
Go to this post
Create an account or sign in to comment
You need to be a member in order to leave a comment
Create an account
Sign up for a new account in our community. It's easy!
Register a new accountSign in
Already have an account? Sign in here.
Sign In Now