Jump to content
IP BARU: 104.234.180.158:7777 ×

All Activity

This stream auto-updates

  1. Past hour
  2. wah itu objekny susah bg. tp ane pnya org suhu builder idenya oke bgt klo bikin2 objek baru, brangk kli dia bsa bntu lebih n tau bnyak soal dunia perbuilderan waktu dn tmpt ane prsilakan @Ucup Bin Khadir
  3. blom tau bngnya klo gubuk ato trailer tu bisa dicuanin ane prnah rp tenant ato kos ditmpat gtiuan, jd wajar klo mahal ini ic aj bg klo soal harga kdang naik kdang turun
  4. tunggu aj 10 mnitan gk usah pasang vpn ato yg lainnya, itu abngnya kena silentban ato ad msalah koneksi yg bwat samp ngedetek aneh ketika ip abngnya msuk server
  5. Halo, saya izin menjawab pertanyaan-pertanyaan mu terkait soal itu Kamu bisa /stuck saat kondisi kapal kamu sudah meledak, dan jika sudah meledak otomatis kapal kamu masih status spawned di /mv, tapi visual kapalnya hilang, dan itu kamu dekatkan saja karakter kamu dan gunakan /stuck > Kendaraan nyebur kedalam air (akan dihancurkan) nanti kapalnya akan di destroy Seharusnya kamu bisa ajukan refund jika kamu mati karena ledakan, namun jika kamu sudah mati sebelum Robber itu datang, dan Robber itu datang kamu mati karena bug. Itu tidak boleh di rampok/dirampas sama sekali. Mungkin ini jawaban saya, semoga membantu.
  6. 1. Sudah 2. Sudah 3. Bersih 4. konspirasi kriminal (criminal conspiracy) 5. Sudah
  7. Today
  8. Zara_Thustra Zara_Thustra Zara dulu tinggal di sebuah kota kecil di Amerika Serikat, tempat yang tidak pernah terasa aman sejak ia masih remaja. Ia besar di lingkungan yang keras, dikelilingi orang-orang yang menyelesaikan masalah dengan cara kasar. Waktu itu ia dekat dengan salah satu kelompok motor yang cukup disegani di daerahnya, kelompok yang biasa disebut orang sebagai geng motor satu persen. Awalnya Zara hanya ikut nongkrong dan membantu urusan kecil, tapi lama-lama ia mulai dipercaya untuk hal-hal yang lebih serius, mulai dari mengantar barang sampai menjaga beberapa pertemuan penting. Ia merasa punya tempat di sana, semacam keluarga yang menerimanya apa adanya, meski ia tahu cara mereka bekerja tidak selalu benar. Namun keadaan mulai berubah ketika kelompok itu terlibat masalah dengan sekelompok mafia yang punya kepentingan di wilayah yang sama. Perselisihan soal wilayah dan bisnis gelap membuat hubungan dua kelompok itu memanas, dan tanpa Zara sadari, namanya ikut tersangkut di dalamnya karena posisinya yang cukup dekat dengan orang-orang penting di kelompok tersebut. Semua berubah drastis ketika Zara mendapat kabar bahwa beberapa orang yang selama ini ia percaya justru menjualnya demi menyelamatkan diri mereka sendiri. Informasi yang seharusnya dijaga malah bocor, dan namanya disebut-sebut sebagai salah satu pihak yang harus disingkirkan agar masalah dengan mafia bisa selesai. Zara baru sadar bahwa dirinya bukan cuma dikhianati, tapi juga sudah masuk daftar orang yang harus dihabisi. Ia tidak punya niat untuk melawan atau mencari tahu siapa yang salah, karena ia tahu itu hanya akan membuat keadaan lebih runyam. Yang ada di kepalanya saat itu cuma satu, yaitu pergi secepat mungkin sebelum semuanya terlambat. Malam itu juga ia mengemasi barang seadanya, meninggalkan hampir semua yang pernah ia bangun, dan langsung menuju bandara tanpa memberi tahu siapa pun. Ia membeli tiket penerbangan pertama yang tersedia tanpa terlalu memikirkan tujuan, yang penting jauh dari kota itu. Selama di pesawat ia hampir tidak bisa tenang, pikirannya masih dipenuhi rasa takut dan curiga, sampai akhirnya pesawat mendarat di Las Venturas, kota yang benar-benar asing baginya. Begitu turun dari pesawat, Zara sadar bahwa memakai nama lamanya sama saja dengan membuka jalan bagi orang-orang yang mencarinya. Ia butuh identitas baru yang tidak punya sangkut paut dengan masa lalunya, sehingga ia memilih nama Zara Thustra, nama yang terdengar asing bahkan bagi dirinya sendiri di awal. Ia sengaja tidak memilih nama yang terlalu mencolok, hanya sesuatu yang bisa membuatnya berbaur tanpa menarik perhatian orang lain. Las Venturas terasa terlalu ramai dan penuh orang yang sibuk dengan urusan masing-masing, jadi Zara memutuskan pindah ke Blueberry Village, tempat yang lebih sepi dan jauh dari kota besar. Di sana ia mulai dari nol, tinggal di tempat sederhana dan mencoba mencari pekerjaan apa saja yang bisa membuatnya bertahan hidup tanpa harus menonjolkan diri. Bukan hal mudah baginya untuk percaya pada orang baru setelah apa yang terjadi, dan beberapa kali ia masih waspada berlebihan setiap kali ada orang asing yang mendekat. Namun perlahan Zara belajar menyesuaikan diri, sedikit demi sedikit membangun rutinitas baru, meski bayang-bayang kejadian di tempat lamanya masih sering muncul, terutama saat malam ketika ia sendirian. Questions Character Story Pertama: Ya Durasi bermain di JG:RP: 3 tahun lebih URL Namechange: Account UCP yang saya miliki: Tidak ada Account Forum yang saya miliki: $Sur666aApocalypse$ Saya Sur666aApocalypse selaku pemilik account UCP eyehategod bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Zara_Thustra) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.
  9. Employee Name: Giselda_Moretti Activity Description: Membuat kursi restoran Screenshots:
  10. Employee Name: Nicholas Nixlanden Activity Description: Menaruh stok Bon yang habis Screen shot:
  11. lagi sidejob courier terus tiba tiba jadi sering di tabrak orang sampe mesin merah
  12. ini sih gak masuk akal sih, masa kita lagi jalan santai di trotoar/pinggir jalan terus malah di tabrak orang tak di kenal, kan aneh wkkkwkwkwkwk apa pemikiran orang itu ya
  13. mimpi awal masuk kota JGRP itu ingin masuk FnG terus punya temen banyak dan bisa belajar bahasa inggris
  14. kalo saya sih pasrah sih, soalnya juga kan gak bisa di selamatkan
  1. Load more activity
×
×
  • Create New...